- Jalan desa Tirtomartani, Sleman, dibanjiri pemudik pada Senin (23/3/2026) untuk hindari macet Jogja-Solo.
- Pemudik mobil pribadi pelat luar kota terlihat kebingungan mencari akses menuju Gerbang Tol Purwomartani.
- Jalur desa tersebut tidak disiapkan untuk alternatif Lebaran, bahkan warga membantu mengarahkan arah pintu tol.
Suara.com - Ruas jalan desa di kawasan Tirtomartani, Kalasan, Sleman, dibanjiri kendaraan pemudik pada Senin (23/3/2026). Para pemudik diduga memilih jalur sempit yang membelah area persawahan itu untuk menghindari macet di jalur utama Jogja-Solo.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, antrean kendaraan didominasi oleh mobil pribadi dengan pelat nomor luar kota. Para pengemudi terlihat kebingungan mencari akses masuk menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani.
Jalur itu menjadi pilihan para pengemudi untuk menghindari kepadatan di jalur utama Jogja-Solo, meski infrastruktur jalan tersebut kini mulai mengalami kerusakan.
Para pemudik itu mulai muncul di jalan desa yang berada tepat di sebelah utara GT Purwomartani itu sejak pukul 14.12 WIB. Kendaraan pemudik bahkan masih melintas cukup banyak hingga 15.30 WIB.
Padahal jalanan kampung itu sejatinya tidak disiapkan sebagai jalur alternatif Lebaran.
Mengingat lebar jalan yang terbatas dan konstruksi yang tak memadai.
Seorang warga di lokasi, Ari, mengatakan bahwa jalur itu biasanya digunakan bagi kendaraan warga ke sawah.
"Ini memang tidak disiapkan untuk alternatif, karena ini kan jalan desa, biasanya buat orang ke sawah saja," ujar Ari, ditemui Suara.com di lokasi, Senin sore.
Di tengah kebingungan para pengemudi yang seringkali tersesat mengikuti aplikasi navigasi digital, Ari menunjukkan inisiatif dengan membantu mengarahkan jalan secara sukarela.
Baca Juga: Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet
Ari tampak berdiri di persimpangan jalan sawah untuk memberikan petunjuk arah menuju GT Purwomartani. Banyak pengemudi yang menepi sejenak untuk menanyakan kepastian jalur agar tidak semakin jauh masuk ke pemukiman buntu.
"Banyak yang tanya arah pintu tol. Biasanya ini karena enggak mau macet, terus buka (Google) maps," tambahnya.
Terpisah, Direktur Teknik PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Pristi Wahyono, mengakui memang ada peningkatan arus balik pada siang ini. Hal itu terlihat dari kepadatan di jalur arteri sebelum akses tol.
"Permasalahannya terjadi di jalan nasional di mana jalan nasional tadi saya lihat memang cukup panjang antrean untuk sebelum masuk ke pintu gerbang tol Purwomartani ini cukup panjang, bahkan akhirnya mereka pada masuk ke jalan-jalan kabupaten yang cukup padat juga saya lihat," ungkap Pristi.
Tak hanya pintu masuk ke GT Purwomartani saja, Pristi menambahkan bahwa kondisi serupa juga terjadi di GT Prambanan..
"Prambanan tadi juga saya lihat sebelum masuk ke pintu gerbang Prambanan juga cukup padat, kira-kira itu kendaraan yang ada di jalan-jalan nasional," imbuhnya.
Foto: Pemudik yang memilih jalan desa di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Senin (23/6/2026).
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno