- Arus balik signifikan dari Yogyakarta menyebabkan GT Purwomartani beroperasi hingga malam mulai 22 Maret 2026.
- Pembukaan tambahan jam operasional bertujuan mengurai penumpukan kendaraan menuju Klaten dan Solo secara signifikan.
- Kepadatan mencapai 1.500 kendaraan per jam diakibatkan antrean panjang di jalan nasional menuju gerbang tol.
Suara.com - Lonjakan drastis arus balik yang meninggalkan wilayah Yogyakarta memicu perubahan kebijakan operasional di jalur fungsional Tol Yogyakarta–Solo segmen Prambanan–Purwomartani.
Mulai 22 Maret 2026, Gerbang Tol (GT) Purwomartani resmi dioperasikan hingga malam hari. Keputusan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya volume kendaraan secara signifikan.
"GT Purwomartani mulai 22–29 Maret dibuka dari pukul 06.00 hingga 20.00 WIB," kata Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at, Senin (23/3/2026).
Adapun sejak dibuka pada 16 Maret 2026, GT Purwomartani hanya bisa dilewati mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
Langkah ini diambil agar penumpukan kendaraan di jalan arteri menuju arah Klaten dan Solo dapat terurai lebih cepat.
"Arus masuk dan keluar DIY meningkat dan untuk mengurangi kepadatan arus ke arah Klaten, bahkan dalam satu jam sudah hampir 1.500 kendaraan," ujarnya.
Berdasarkan data terbaru Back Office Smart Province DIY hingga Senin (23/3/2026) pukul 15.00 WIB, akumulasi kendaraan yang masuk (entrance) melalui GT Purwomartani telah mencapai 11.137 unit.
Kepadatan tertinggi terpantau pada tengah hari, tepatnya pada pukul 12.00–13.00 WIB, yakni sebanyak 1.483 kendaraan masuk ke jalur tol fungsional tersebut.
Tingginya intensitas kendaraan ini membuat akses utama menuju tol mengalami kepadatan di jalur utama Jalan Jogja–Solo.
Baca Juga: Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
Pantauan Suara.com di lapangan menunjukkan antrean di jalan nasional sudah mengular beberapa ratus meter dari pintu masuk tol Purwomartani.
Tak sedikit pemudik yang memilih memutar arah dan melewati jalan-jalan pedesaan di area persawahan demi mencapai gerbang tol lebih cepat.
Jalan penopang di sekitar area pintu masuk tol pun dipadati kendaraan para pemudik yang berasal dari luar kota.
Terpisah, Direktur Teknik PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Pristi Wahyono, mencatat rekor baru kendaraan masuk lewat GT Purwomartani tercipta hari ini.
"Ternyata hari ini lebih besar lagi (yang lewat GT Purwomartani)," ucap Pristi.
Melihat tren yang ada, Pristi memprediksi arus balik akan terus mengalir deras hingga Selasa.
"Perkiraan kami sampai 1.600 kendaraan masuk per jam karena di sini adalah jalur yang paling dekat dari Jogja yang menuju ke luar kota," tuturnya.
Ia tak menampik bahwa sejauh ini kendala utama tetap berada di luar area tol. Antrean yang mengular di jalan nasional memaksa petugas di lapangan bekerja ekstra keras untuk mengatur pertemuan arus kendaraan agar tetap mengalir ke gerbang tol.
"Permasalahannya terjadi di jalan nasional, di mana antrean sebelum masuk ke pintu gerbang tol Purwomartani cukup panjang. Bahkan, akhirnya mereka masuk ke jalan-jalan kabupaten yang juga cukup padat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI