Ilustrasi - Fakta Rudal Sejjil, Senjata Rahasia Iran dalam Serangan Terbaru ke Israel. [Dok. X/@YourmediaAgency]
Baca 10 detik
- Pemerintah Iran secara tegas membantah adanya negosiasi atau komunikasi dengan Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump.
- Teheran mengklaim AS mundur karena takut akan respons keras Iran terhadap potensi ancaman infrastruktur energi kawasan.
- Situasi ini bertolak belakang dengan klaim Trump mengenai pembicaraan produktif serta ultimatum militer terkait Selat Hormuz.
Iran merespons dengan ancaman balasan serius.
Teheran memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur energinya akan dibalas dengan serangan terhadap infrastruktur kritis milik AS dan sekutunya di kawasan.
Ketegangan bahkan meningkat dengan laporan potensi serangan terhadap fasilitas air di negara-negara Teluk.
Seorang pejabat PBB memperingatkan bahwa skenario ini bisa memicu krisis kemanusiaan besar jika benar terjadi.
Di saat bersamaan, laporan media AS menyebut adanya pengerahan besar-besaran pasukan dan kapal induk menuju kawasan Selat Hormuz.
Militer AS dikabarkan siap menghadapi konfrontasi terbuka demi menjaga jalur perdagangan dunia tetap aman.
Kontributor: Adam Ali
Komentar
Berita Terkait
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui