- Seorang pria Chicago bernama Timothy Holmes ditangkap di Florida karena mengancam penembakan di sinagoga melalui platform X.
- Ancaman tersebut secara spesifik menargetkan keluarga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, termasuk putranya, Yair Netanyahu.
- Setelah ditangkap, Holmes dibebaskan dengan jaminan $100.000 namun dikenakan pembatasan penggunaan media sosial dan pemantauan elektronik.
Suara.com - Seorang pria asal Chicago, Amerika Serikat, ditangkap setelah diduga mengancam akan melakukan penembakan di sinagoge serta membunuh anak PM Israel, Benjamin Netanyahu.
Dilansir dari Ynet, tersangka diketahui bernama Timothy Holmes, berusia 31 tahun dan ditangkap saat tiba di Florida.
Menurut dokumen pengadilan, Holmes menyampaikan ancaman melalui platform X menggunakan akun anonim.
Holmes menuliskan niat untuk menembak sinagoga dan mengeluarkan serangkaian pernyataan bernada kebencian.
Ancaman juga menyasar istri dan anak Netanyahu, yakni Sara Netanyahu dan Yair Netanyahu.
Holmes disebut sempat mengunggah sebagian alamat tempat tinggal mereka di Miami dan menulis ancaman serius terhadap Yair.
“Ia menyatakan akan terbang ke Florida minggu itu dan menanyakan keberadaan mereka hanya karena penasaran,” demikian isi dokumen dakwaan.
Penyelidikan dilakukan oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) yang melacak identitas Holmes melalui data digital.
Alamat IP akun tersebut akhirnya mengarah ke apartemennya di Chicago sebelum diketahui ia telah terbang ke Florida pada 7 Maret.
Baca Juga: Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker
Holmes kemudian ditangkap di Florida pekan lalu.
Dalam persidangan di pengadilan federal, hakim memutuskan membebaskannya dengan jaminan sebesar 100.000 dolar AS, meski jaksa menolak.
Sebagai syarat pembebasan, Holmes diwajibkan mengenakan alat pemantau elektronik.
Holmes juga dilarang memiliki senjata, menghubungi korban atau saksi, serta menggunakan media sosial selama proses hukum berlangsung.
Jika terbukti bersalah, Holmes terancam hukuman hingga lima tahun penjara.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker
-
Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik
-
2 Warga Yerusalem Membelot, Kirim Data Penting Israel ke Iran
-
Ledakan Dahsyat Guncang Kilang Minyak Texas AS, Diserang Rudal Iran?
-
Kapal Induk AS Mundur dari Palagan Perang Timur Tengah
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien