- Kapal induk USS Gerald R Ford mundur dari Timur Tengah dan tiba di Kreta, Yunani, pada 24 Maret 2026.
- Kapal terbesar dunia itu sempat mengalami kebakaran di bagian laundry, menyebabkan kru cedera dan fasilitas terganggu.
- Penarikan kapal ini mengurangi dukungan penting bagi Israel dalam perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari.
Suara.com - Kapal induk Amerika Serikat USS Gerald R Ford pada pekan ini mundur dari palagan perang Timur Tengah dan sudah tiba di Kreta, Yunani demikian diwartakan kantor berita AFP pada Senin (24/3/2026).
Kapal induk terbesar di dunia itu terlihat bersandar di Teluk Souda. Ia adalah satu dari dua kapal induk AS yang terlibat dalam perang melawan Iran di Timur Tengah. Satu kapal induk lagi adalah USS Abraham Lincoln.
USS Gerald R Ford selama perang beroperasi dari Laut Mediterania. Ia bertugas untuk melindungi Israel dari serangan balasan Iran serta para proksinya. Sementara USS Abraham Lincoln beroperasi di sekitar Teluk Persia untuk melancarakan serangan langsung ke Iran.
USS Gerald R Ford pada 12 Maret lalu menjadi sorotan karena mengalami kebarakan di ruangan laundry dan menyebabkan dua orang kru cedera. Selain itu sekitar 100 tempat tidur juga hangus terbakar dan sistem toilet terganggu sehingga para prajurit di dalamnya harus mengantre panjang untuk buang air.
Di Souda Bay kapal ini kabarnya akan menjalani perawatan dan mengisi perbekalan.
Daniel Schneiderman, Direktur Kebijakan Global pada University of Pennsylvania di Washington DC, AS mengatakan mundurnya USS Gerald R Ford akan menyebabkan berkurangnya dukungan dalam perang yang masih berlangsung sejak 28 Februari lalu. Israel akan secara khusus merasakan dampaknya.
"Mundurnya Ford untuk waktu lama akan berdampak pada daya tempur AS. Peran Ford dalam menjaga Israel sangat penting," terang dia.
USS Gerald R Ford sendiri sudah melaut selama 9 bulan. Ia sebelumnya terlibat dalam blokade laut dan serangan terhadap Venezuela di Amerika Selatan.
Waktu operasi kapal induk ini melebihi periode normal yang biasanya hanya sekitar enam sampai tujuh bulan. Tak heran Senator Mark Warner yang duduk sebagai wakil kepala komite intelijen AS di mengkritik Presiden Donald Trump karena terlalu memaksakan pengoperasian kapal tersebut.
Baca Juga: Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
"Ford dan para krunya dipaksa untuk beroperasi hampir satu tahun di laut dan mereka harus membayar mahal atas keputusan militer yang serampangan dari Presiden Donald Trump," kritik dia.
Berita Terkait
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung