News / Internasional
Selasa, 24 Maret 2026 | 16:31 WIB
Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Serangan rudal dari Iran dan Lebanon menyebabkan kerusakan bangunan dan melukai ringan empat orang di pusat Tel Aviv.
  • Sejak tengah malam, terjadi sedikitnya tujuh gelombang serangan rudal dari Iran ke berbagai wilayah Israel.
  • Puluhan roket juga ditembakkan dari Lebanon ke kawasan permukiman utara seperti Kiryat, Akko, dan Nahariya.

Suara.com - Situasi keamanan di Israel kembali memanas setelah rentetan serangan dari Iran dan Lebanon menghantam berbagai wilayah.

Menurut laporan media Israel, Channel 14, sebuah bangunan di pusat Tel Aviv dilaporkan rusak parah akibat serangan rudal, dengan empat orang mengalami luka ringan.

Petugas medis langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Kami tiba dalam hitungan menit, melihat kehancuran, asap, dan kepanikan. Empat korban ditemukan dalam kondisi luka ringan," ujar petugas darurat MDA, Yoel Moshe.

Sejak tengah malam, sedikitnya tujuh gelombang serangan diluncurkan dari Iran menuju Israel.

Sirene peringatan terdengar di berbagai wilayah, termasuk selatan dan tengah negara tersebut, memicu kepanikan warga yang bergegas mencari perlindungan.

Di wilayah utara, puluhan roket ditembakkan dari Lebanon ke kawasan permukiman seperti Kiryat, Akko, dan Nahariya.

Sebagian besar berhasil dicegat sistem pertahanan, meski laporan awal menyebut adanya kerusakan bangunan di beberapa titik.

Polisi Israel bersama tim penjinak bom bergerak cepat mengamankan lokasi jatuhnya proyektil.

Baca Juga: Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

“Masyarakat diminta menjauhi area terdampak dan tidak menyentuh serpihan yang berpotensi mengandung bahan peledak,” tegas pihak kepolisian.

Militer Israel menyatakan terus memantau situasi dan bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi lanjutan.

Warga Israel diminta tetap waspada dan mengikuti instruksi keselamatan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Serangan dari Iran dan Hezbollah ini hanya beberapa jam setelah presiden AS Donald Trump mengklaim telah melakukan pembicaraan damai dengan pihak Iran.

Kontributor: Azka Putra

Load More