News / Internasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB
Rudal Iran (Tasnimnews)
Baca 10 detik
  • Rudal Iran menghantam Bnei Brak dan melukai 12 orang di Israel tengah.

  • Korban meliputi enam anak-anak dan warga yang terkena serpihan peluru tajam.

  • Serangan menyebabkan kerusakan bangunan apartemen yang sangat parah di kawasan pemukiman.

Suara.com - Situasi keamanan di kawasan pusat Israel mendadak mencekam akibat hantaman rudal kiamat proyektil jarak jauh dari wilayah Iran.

Kota Bnei Brak yang lokasinya berdekatan dengan pusat ekonomi Tel Aviv menjadi titik jatuhnya material peledak tersebut.

Layanan penyelamatan medis melaporkan adanya belasan warga sipil yang membutuhkan penanganan darurat pasca ledakan hebat itu.

Tim evakuasi bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna meminimalisir jumlah fatalitas akibat serangan mendadak tersebut.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa setidaknya 12 orang mengalami luka-luka di berbagai titik pusat negara.

Lembaga kemanusiaan Magen David Adom atau MDA segera mengerahkan personel ke titik-titik terdampak di Bnei Brak.

Petugas medis di lapangan memberikan bantuan awal kepada sembilan orang yang terjebak di area pemukiman tersebut.

Setelah mendapatkan tindakan pertama, para korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk perawatan intensif.

Data medis menunjukkan bahwa salah satu korban merupakan seorang pemuda yang mengalami luka cukup serius.

Baca Juga: Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS

MDA melaporkan kondisi salah satu korban yaitu, "seorang pria berusia 23 tahun dalam kondisi sedang dengan luka akibat pecahan peluru di perut dan kepala."

Selain korban dewasa, serangan ini menyisakan trauma mendalam bagi warga usia muda di sekitar lokasi.

Data terbaru menyebutkan terdapat "delapan orang dalam kondisi ringan, termasuk enam anak-anak."

Kawasan pemukiman yang seharusnya aman kini berubah menjadi zona penanganan darurat medis bagi balita dan remaja.

Ternyata dampak ledakan tidak hanya berhenti di satu titik kota saja menurut laporan tim penyelamat.

Pihak berwenang menambahkan informasi bahwa, "Tiga orang juga terluka di Givat Shmuel terdekat," kata MDA.

Load More