- Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengkritik keras Israel karena upaya kehancuran setara Gaza di Lebanon.
- Spanyol telah mengambil tindakan konkret seperti embargo dan larangan permanen penjualan senjata kepada Israel.
- Sanchez menilai konflik saat ini, melibatkan AS dan Israel terhadap Iran, berpotensi memicu krisis dampak global lebih luas.
Suara.com - Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, melontarkan kritik keras terhadap Israel terkait eskalasi konflik di Lebanon.
Pedro Sanchez menilai Israel berupaya menimbulkan tingkat kehancuran yang sama seperti yang terjadi di Gaza.
Dalam pidatonya di parlemen Spanyol, Sánchez menegaskan situasi saat ini jauh lebih berbahaya dibanding konflik sebelumnya.
“Ini bukan seperti perang ilegal di Irak. Kita menghadapi sesuatu yang jauh lebih buruk,” ujarnya dilansir dari Aljazeera.
Sanchez menyebut perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai krisis dengan dampak global yang lebih luas.
“Dampaknya bisa jauh lebih dalam dan lebih luas,” kata Sanchez.
Pemerintah Spanyol termasuk yang paling vokal di Eropa dalam mengkritik tindakan Israel.
Selain mengecam perang, Spanyol juga telah mengambil langkah konkret seperti embargo senjata terhadap Israel.
Parlemen Spanyol bahkan mengesahkan larangan permanen penjualan senjata dan teknologi militer ke Israel.
Baca Juga: Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas kehancuran besar yang terjadi di Gaza.
Ketegangan diplomatik juga meningkat setelah Spanyol menarik duta besarnya dari Israel.
Langkah ini menandai memburuknya hubungan kedua negara di tengah konflik yang terus memanas.
Di sisi lain, rencana Israel untuk menguasai wilayah selatan Lebanon menuai kecaman internasional.
Sejumlah negara memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat melanggar kedaulatan Lebanon.
Pernyataan keras juga datang dari pejabat Israel sendiri.
Berita Terkait
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Jurgen Klopp: Real Madrid Mau Saya? Telepon Dulu, Kita Bicara Baik-baik
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas