News / Internasional
Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB
Kementerian Ekonomi Jepang turun tangan meredam aksi borong warga di tengah konflik Iran. Pasokan tisu toilet dipastikan tetap stabil meski ketegangan global meningkat.

Suara.com - Kementerian Ekonomi Jepang turun tangan meredam aksi borong warga di tengah konflik Iran. Pasokan tisu toilet dipastikan tetap stabil meski ketegangan global meningkat.

Warga Jepang panik beli tisu toilet

Jepang mendesak warganya untuk tidak panik membeli tisu toilet, di tengah semakin maraknya fenomena 'panic buying' akibat perang Iran.

Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada masalah dengan pasokan dan tidak perlu menimbun.

Ia mengatakan ini meskipun ada "laporan dan unggahan media sosial mengenai distribusi tisu toilet."

"

"Kami meminta masyarakat untuk mengambil keputusan yang tenang dan rasional mengenai pembelian tisu toilet berdasarkan informasi yang akurat," bunyi pernyataannya.

"

Empat kelompok ritel, di antaranya Asosiasi Supermarket Jepang dan Asosiasi Rantai Toko Obat  Jepang, mengeluarkan pernyataan seragam dengan judul: 'Blokade Selat Hormuz tidak akan memengaruhi pasokan produk kertas toilet.'

Israel hendak ambil alih Lebanon selatan

Menteri Pertahanan Israel telah mengumumkan rencana militer negaranya untuk mengambil alih kendali Lebanon selatan, dari perbatasan Israel, yang dikenal sebagai Garis Biru, hingga Sungai Litani.

Warga Lebanon khawatir aksi militer Israel terhadap kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran dapat menjadi awal dari periode pendudukan berkelanjutan, mirip dengan pendudukan Israel dari tahun 1982 hingga 2000.

Israel secara intensif membombardir target yang diklaim oleh Hizbullah di Lebanon selatan, dan pinggiran selatan Beirut, dan sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang, dengan lebih dari 100 di antaranya anak-anak.

PBB menyatakan lebih dari 1 juta orang juga mengungsi akibat konflik tersebut.

Menteri Pertahanan Israel Katz menggambarkan langkah tersebut sebagai pembentukan "zona keamanan."

Serangan drone Rusia memakan korban dan merusak warisan UNESCO

Serangan drone Rusia terhadap Ukraina menewaskan sedikitnya tiga orang, melukai 30 orang, dan membakar sebuah bangunan di pusat kota Lviv barat yang berusia ratusan tahun.

Angkatan udara Ukraina mengatakan lebih dari 400 drone diluncurkan ke Ukraina pada tengah hari.

Load More