Suara.com - Kementerian Ekonomi Jepang turun tangan meredam aksi borong warga di tengah konflik Iran. Pasokan tisu toilet dipastikan tetap stabil meski ketegangan global meningkat.
Warga Jepang panik beli tisu toilet
Jepang mendesak warganya untuk tidak panik membeli tisu toilet, di tengah semakin maraknya fenomena 'panic buying' akibat perang Iran.
Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada masalah dengan pasokan dan tidak perlu menimbun.
Ia mengatakan ini meskipun ada "laporan dan unggahan media sosial mengenai distribusi tisu toilet."
"
"Kami meminta masyarakat untuk mengambil keputusan yang tenang dan rasional mengenai pembelian tisu toilet berdasarkan informasi yang akurat," bunyi pernyataannya.
"
Empat kelompok ritel, di antaranya Asosiasi Supermarket Jepang dan Asosiasi Rantai Toko Obat Jepang, mengeluarkan pernyataan seragam dengan judul: 'Blokade Selat Hormuz tidak akan memengaruhi pasokan produk kertas toilet.'
Israel hendak ambil alih Lebanon selatan
Menteri Pertahanan Israel telah mengumumkan rencana militer negaranya untuk mengambil alih kendali Lebanon selatan, dari perbatasan Israel, yang dikenal sebagai Garis Biru, hingga Sungai Litani.
Warga Lebanon khawatir aksi militer Israel terhadap kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran dapat menjadi awal dari periode pendudukan berkelanjutan, mirip dengan pendudukan Israel dari tahun 1982 hingga 2000.
Israel secara intensif membombardir target yang diklaim oleh Hizbullah di Lebanon selatan, dan pinggiran selatan Beirut, dan sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang, dengan lebih dari 100 di antaranya anak-anak.
PBB menyatakan lebih dari 1 juta orang juga mengungsi akibat konflik tersebut.
Menteri Pertahanan Israel Katz menggambarkan langkah tersebut sebagai pembentukan "zona keamanan."
Serangan drone Rusia memakan korban dan merusak warisan UNESCO
Serangan drone Rusia terhadap Ukraina menewaskan sedikitnya tiga orang, melukai 30 orang, dan membakar sebuah bangunan di pusat kota Lviv barat yang berusia ratusan tahun.
Angkatan udara Ukraina mengatakan lebih dari 400 drone diluncurkan ke Ukraina pada tengah hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai