- BMKG imbau warga waspadai potensi hujan lebat dan petir pada Jumat.
- Sebagian besar kota besar Indonesia diprediksi diguyur hujan dengan intensitas bervariasi.
- Waspada hujan petir di Palembang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin hari ini.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan dilanda hujan dengan intensitas beragam pada Jumat (27/3/2026). Kondisi cuaca diprediksi bervariasi mulai dari hujan ringan hingga hujan disertai petir.
Prakirawan BMKG, Puji Sibuea, menjelaskan bahwa hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar, meliputi Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, dan Pangkal Pinang. Potensi serupa juga diprediksi mengguyur Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, serta Palangka Raya.
Bergeser ke wilayah Indonesia Timur, hujan ringan diprakirakan meliputi Denpasar, Kupang, Mamuju, Kendari, Palu, Gorontalo, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan melanda wilayah Yogyakarta, Tanjung Selor, dan Merauke. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan disertai petir yang diwaspadai terjadi di Palembang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin.
Di sisi lain, kondisi berawan hingga berawan tebal diprakirakan menaungi wilayah Banda Aceh, Tanjung Pinang, Bengkulu, Mataram, Makassar, Manado, dan Ternate.
Menyikapi prakiraan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Publik diminta untuk rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG di laman www.bmkg.go.id maupun akun media sosial @info.bmkg.
"Pastikan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui situs resmi dan media sosial kami guna mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan," ujar Puji Sibuea. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka