- Pasukan darat Basij dan warga lokal Iran sukses menghancurkan 5 Drone Hermes 900 milik Israel yang bernilai sekitar 10 juta dolar AS atau setara Rp169 miliar per unit.
- Selama berlangsungnya Perang Ramadan melawan agresi AS-Israel, total armada pesawat tak berawak musuh yang berhasil ditembak jatuh oleh Iran telah mendekati angka 140 unit.
- Aksi pembalasan maritim ini merupakan imbas dari tewasnya mantan Pemimpin Iran Ali Khamenei akibat serangan mendadak AS-Israel pada 28 Februari saat negosiasi sedang berlangsung.
Suara.com - Upaya militer Zionis Israel untuk terus menggempur wilayah pertahanan musuh kembali menemui jalan buntu dan memicu kerugian finansial yang sangat masif.
Menyitat Haberler, Senin (30/3/2026), Pasukan elite Garda Revolusi Iran baru saja mengeklaim keberhasilan mereka dalam menembak jatuh sekawanan Drone Hermes 900 yang bernilai sekitar Rp169 miliar per unitnya.
Serangan balasan di Pesisir Selatan Iran ini merupakan eskalasi mematikan setelah tewasnya Pemimpin Iran Ali Khamenei akibat gempuran AS-Israel pada akhir Februari lalu.
Departemen Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara resmi mengumumkan keberhasilan operasi pertahanan udara mereka pada hari Minggu.
Sebanyak lima unit pesawat tak berawak jenis Hermes berhasil dihancurkan pada hari sebelumnya berkat kerja sama apik antara pasukan darat Basij dan penduduk asli Hormozgan.
Pesawat nirawak canggih tersebut diketahui merupakan hasil produksi dari perusahaan pertahanan rezim Zionis bernama Elbit Systems.
Armada udara tak berawak berukuran besar ini secara khusus dirancang untuk menjalankan misi taktis jarak jauh seperti pengintaian dan pengawasan target.
Kerugian materiil yang dialami oleh pihak penyerang diperkirakan sangat membengkak karena setiap unit drone tersebut ditaksir bernilai sekitar 10 juta dolar AS.
Mengutip laporan dari kantor berita Tasnim, hancurnya lima unit pesawat ini semakin menambah panjang daftar kerugian alutsista milik pihak musuh.
Baca Juga: Pertama Dalam Sejarah Zionis Larang Pemimpin Gereja Ibadah di Makam Kudus
Jumlah total pesawat tak berawak musuh yang berhasil dilumpuhkan selama Perang Ramadan ini bahkan diklaim sudah hampir menyentuh angka 140 unit.
Tidak hanya drone, jumlah armada jet tempur canggih generasi F milik musuh yang berhasil ditembak jatuh juga dilaporkan mulai mencapai angka dua digit.
Perang yang terus berkecamuk ini bermula ketika Amerika Serikat dan Israel nekat melancarkan serangan militer gabungan ke wilayah Iran pada 28 Februari lalu.
Invasi mematikan tersebut ironisnya terjadi tepat ketika proses negosiasi tingkat tinggi sedang berlangsung antara pemerintah Teheran dan Washington.
Rentetan gempuran udara dari AS dan Israel tersebut pada akhirnya merenggut nyawa mantan pemimpin spiritual Iran beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Tidak tinggal diam, Teheran langsung merespons dengan melancarkan gempuran balasan ke berbagai target yang telah diidentifikasi di sejumlah negara regional.
Target serangan balasan rudal Iran tersebut mencakup wilayah Israel, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain yang selama ini menjadi lokasi pangkalan militer AS.
Berita Terkait
-
Iran Serang Zona Industri Israel, Ciptakan 'Kiamat' Kimia di Beersheba
-
Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
-
Iran Bongkar Rencana Licik AS, Jadi Alasan Ogah Negosiasi
-
Tak Ada 'Hilal' Perang AS - Israel vs Iran Berakhir
-
Krisis Listrik Melanda Iran Utara Akibat Rudal Israel Hantam Menara Tegangan Tinggi di Teheran
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association