-
Serangan Amerika Serikat dan Israel menghancurkan pembangkit listrik di Teheran dan Alborz Iran.
-
Pemadaman listrik massal terjadi akibat hancurnya menara tegangan tinggi dan gardu induk penting.
-
Houthi Yaman membalas serangan dengan meluncurkan rudal jelajah ke wilayah militer Israel.
Suara.com - Kondisi gelap gulita kini tengah menyelimuti wilayah ibu kota Teheran dan daerah sekitarnya di Iran Utara.
Pihak Kementerian Energi Iran memberikan konfirmasi resmi mengenai situasi darurat ini pada Minggu (29/3/2026).
Penyebab utama terputusnya aliran energi ini adalah serangan militer yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Serangan udara tersebut menyasar infrastruktur vital yang menjadi tulang punggung kelistrikan di beberapa provinsi strategis.
Kementerian terkait menyatakan bahwa dampak ledakan langsung melumpuhkan distribusi daya ke pemukiman penduduk.
Respons Cepat Tim Teknis Kementerian
Laporan resmi menyebutkan bahwa target penghancuran berada di Provinsi Teheran serta beberapa distrik padat lainnya.
Kementerian Energi Iran memberikan pernyataan melalui media Nour News terkait langkah penanganan yang sedang dilakukan.
"Beberapa menit lalu, akibat serangan AS dan Israel terhadap pembangkit listrik di Provinsi Teheran serta sejumlah distrik di Teheran dan Provinsi Alborz, listrik terputus. Tim teknis Kementerian Energi sedang berupaya mengatasi masalah ini," kata kementerian tersebut.
Baca Juga: Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Upaya pemulihan jaringan terus diupayakan agar aktivitas warga bisa kembali berjalan normal secepat mungkin.
Kerusakan teknis yang terjadi di lapangan dilaporkan cukup parah akibat hantaman proyektil senjata berat.
Kerusakan Menara Listrik Tegangan Tinggi
Data di lapangan menunjukkan bahwa pecahan proyektil mengenai fasilitas penting di wilayah Provinsi Alborz.
Hantaman tersebut menghancurkan menara listrik tegangan tinggi yang menyuplai energi dalam skala besar ke wilayah utara.
Selain menara, fasilitas gardu induk di area Dowshan Tappeh juga dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat signifikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar