-
Korea Selatan siapkan Rp290 triliun untuk bantuan tunai dan subsidi energi masyarakat.
-
Dana diambil dari keuntungan pajak sektor semikonduktor tanpa menerbitkan utang baru.
-
Sebanyak 35,8 juta warga akan menerima bantuan tunai untuk hadapi inflasi.
Diperkirakan sebanyak 35,8 juta jiwa warga akan merasakan manfaat dari pembagian dana bantuan sosial pemerintah tersebut.
Setiap individu akan menerima dana berkisar antara 100 ribu won hingga maksimal 600 ribu won per orangnya.
Nominal yang diterima masyarakat akan sangat bervariasi tergantung pada tingkat pendapatan serta lokasi tempat tinggal.
Wilayah yang mengalami penurunan populasi secara drastis akan mendapatkan perhatian khusus dalam skema distribusi dana ini.
Manfaat terbesar hingga 600 ribu won (Rp6,6 juta) per orang akan diberikan kepada penerima jaminan hidup dasar yang tinggal di wilayah metropolitan Seoul.
Pemerintah juga menyiapkan dana sebesar Rp56,5 triliun untuk menjaga kestabilan harga bahan bakar di pasar domestik.
Alokasi ini juga mencakup perlindungan terhadap pasokan nafta yang menjadi bahan baku vital bagi industri petrokimia.
Mekanisme pembatasan harga yang telah berjalan sejak Maret akan diperkuat untuk memantau harga di tingkat distributor.
Pemerintah secara rutin akan menetapkan batas atas harga setiap dua pekan mengikuti perkembangan pasar minyak internasional.
Baca Juga: Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T
Dari anggaran tambahan Rp56,5 triliun tersebut, sebanyak 87,7 miliar won (Rp971,8 miliar) di antaranya akan digunakan untuk meningkatkan tingkat pengembalian biaya transportasi umum hingga 30 persen selama enam bulan, sebagai tindak lanjut dari sistem rotasi kendaraan wajib selama lima hari.
Langkah insentif biaya transportasi ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil berlebih.
Pemerintah Korea Selatan telah memberlakukan sistem pembatasan kendaraan di sektor publik, sambil mendorong partisipasi sukarela dari sektor swasta dan mempromosikan penggunaan transportasi umum.
Selain urusan energi, dana sebesar Rp107 triliun akan dikirimkan untuk memperkokoh kondisi finansial pemerintah di tingkat daerah.
Sektor kewirausahaan bagi generasi muda juga mendapatkan suntikan dana segar sebesar Rp21 triliun untuk penciptaan lapangan kerja.
Investasi pada sektor energi terbarukan tidak dilupakan dengan alokasi mencapai Rp5,5 triliun dalam paket anggaran ini.
Ketahanan rantai pasokan industri nasional juga mendapatkan tambahan kekuatan modal sebesar Rp7,7 triliun dari pemerintah.
Hal yang menarik adalah anggaran raksasa ini disusun tanpa perlu menerbitkan surat utang atau obligasi negara baru.
Pemerintah memanfaatkan sisa pendapatan pajak sebesar Rp279 triliun dan dana publik lainnya sebesar Rp11 triliun.
"Pendapatan pajak tambahan ini berasal dari pertumbuhan ekonomi yang kuat yang dicapai di bawah pemerintahan saat ini, termasuk tingginya sektor semikonduktor dan kinerja pasar saham yang kuat," kata Menteri Hong-keun.
Partai-partai oposisi juga telah sepakat untuk mengesahkan rancangan undang-undang anggaran tambahan tersebut pada sidang pleno yang dijadwalkan pada Jumat (3/4).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?