- Menteri Sosial Saifullah Yusuf memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menangani dampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Utara.
- Tim Kemensos bersama BNPB dan instansi terkait sedang mendata kebutuhan serta mendistribusikan bantuan dasar bagi para korban.
- Pemerintah memastikan penyaluran santunan bagi ahli waris serta bantuan logistik yang disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pemerintah pusat terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menangani dampak gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Utara. Hingga saat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama instansi terkait masih berjibaku melakukan pendataan dampak di lapangan.
Gus Ipul menjelaskan bahwa tim asistensi dari Kemensos telah dikerahkan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah guna memastikan penanganan berjalan efektif.
“Kita sedang berkoordinasi terus. Tim kami sudah di lapangan berkoordinasi dengan Dinas Sosial provinsi dan kabupaten terdampak,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Mengenai data pasti terkait kerugian materiil maupun jumlah korban, Mensos menyebut proses identifikasi kebutuhan masih terus bergulir. Angka-angka detail mengenai dampak bencana diperkirakan baru akan rampung pada hari ini.
“Ini sedang diidentifikasi. Nanti bantuan akan kami berikan sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Gus Ipul menekankan bahwa bantuan logistik yang dikirimkan pemerintah tidak akan dipukul rata. Jenis dukungan akan disesuaikan dengan urgensi dan kondisi riil di setiap wilayah terdampak untuk menjamin ketepatan sasaran.
Selain logistik, ribuan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga telah diterjunkan ke titik-titik krusial. Mereka bekerja sama dengan tim gabungan dari BNPB, TNI-Polri, dan relawan dalam fase tanggap darurat ini.
Gus Ipul juga memberikan kepastian mengenai hak para korban. Ia berjanji pemerintah akan segera mencairkan santunan kematian sebagai bentuk kepedulian negara.
“Pasti ada santunan. Setiap ada yang wafat, baik bencana alam maupun sosial, kami memberikan bantuan tali asih untuk ahli waris,” jelasnya.
Baca Juga: Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir
Senada dengan Mensos, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa seluruh kementerian dan lembaga diperintahkan untuk bergerak terintegrasi dari pusat hingga daerah.
Saat ini, distribusi bantuan dasar seperti makanan siap saji, tenda, dan selimut mulai mengalir ke posko-posko pengungsian secara bertahap.
Berdasarkan laporan BNPB, fokus utama tim di lapangan saat ini adalah evakuasi, pencarian korban, dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi di tengah dinamika data yang masih terus diperbarui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau