- BMKG mencatat 93 gempa susulan pasca gempa utama berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
- Gempa utama memicu tsunami kecil setinggi 0,15 hingga 0,75 meter di sejumlah wilayah pesisir pada Kamis, 2 April 2026.
- Peringatan dini tsunami resmi dinyatakan berakhir oleh BMKG setelah memantau perkembangan situasi dan dampak gempa di lokasi tersebut.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan terjadi 93 aktivitas gempa susulan, menyusul gempa bumi magnitudo (M) 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan gempa susulan tersebut merupakan hasil monitoring yang dilakukan hingga pukul 12.00 WIB.
"Hasil monitoring kami hingga pukul 12.00 itu telah terjadi 93 aktibitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 2,8 hingga 5,8 dah gempa ini yang dirasakan sebanyak 7 gempa," kata Faisal dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Gempa Sulawesi Utara yang disiarkan langsung di YouTube BNPB Indonesia, Kamis (2/4/2026).
"Ini adalah frekuensi yang terus kita pantau biasanya setelah satu-dua hari trennya nanti akan kita pelajari apakah dapat berakhir dalam satu Minggu kadang-kadang dua Minggu ini tergantung situasi di sana," sambungnya.
Sebelumnya, Pukul 09.56 WIB BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami 4 yang menyatakan peringatan tsunami berakhir.
"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa MAG 7,6 dinyatakan berkahir," tulis BMKG dalam pengumuman resminya, Kamis 2 April 2026.
Beberapa menit sebelumnya, BMKG mengeluarkan rekomendasi untuk evakuasi menyeluruh di sejumlah daerah yang telah terdeteksi terjadi gelombang tsunami.
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir.
Daerah yang terdeteksi telah terjadi tsunami pada Pukul 10.37 WITA pasca gempa adalah Belang, Bitung, Bumbulan, Gita, Halmahera Barat, Kedi, Minahasa Utara, Sidangoli, dan Sitaro.
Baca Juga: Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini
Ketinggian gelombang tsunami bervariasi antara 0.15 meter sampai 0.75 meter.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Jika berada di wilayah pantai dan merasakan guncangan gempa yang kuat, warga disarankan segera menjauh dari garis pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi sebagai langkah mitigasi awal.
Hingga saat ini, otoritas masih melakukan pemantauan intensif untuk memastikan perkembangan situasi pasca gempa serta kemungkinan dampak lanjutan yang dapat terjadi.
BMKG telah mengeluarkan pengumumuman bahwa peringatan tsunami telah berakhir pada pukul 11.00 WITA
Warga diimbau terus memantau sumber informasi dari lembaga yang terpercaya.
Berita Terkait
-
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini
-
BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
7 Video Kepanikan Warga Setelah Gempa Sulut M 7,6: Ada Tsunami hingga Bangunan Rusak
-
Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir
-
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini
-
BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat
-
Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta
-
Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global
-
Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki
-
Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang
-
KPK Sita Uang Ratusan Juta di Rumah Ono Surono, Buntut Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kunang
-
Bina Marga Jaksel Perbaiki Jalan Berlubang di Ragunan, Warga: Mudah-mudahan Bertahan Lama
-
Tak Bisa Hadir Jadi Saksi Kasus Ijazah Jokowi, Aiman Witjaksono Utus Tim Legal Temui Penyidik Polda