- Aipda Vicky Katiandagho secara resmi mengundurkan diri dari anggota Polri setelah mengajukan permohonan pensiun dini pada tahun 2025.
- Polda Sulawesi Utara menyatakan mutasi Vicky ke Polres Kepulauan Talaud pada 2024 merupakan kebijakan rutin penyegaran organisasi internal.
- Pimpinan Polri telah menyetujui permohonan pengunduran diri Vicky berdasarkan keputusan resmi yang diterbitkan pada bulan Januari tahun 2026.
Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar mundurnya Aipda Vicky Katiandagho, seorang anggota polisi yang dikenal vokal dalam menangani kasus-kasus korupsi di Sulawesi Utara.
Keputusan Vicky untuk menanggalkan seragam Korps Bhayangkara ini memicu beragam spekulasi, terutama karena dilakukan tak lama setelah dirinya dimutasi dari jabatan sebelumnya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @katiandaghov, Vicky tidak secara gamblang membeberkan alasan di balik keputusan besarnya tersebut.
Namun, ia menuliskan pesan perpisahan yang menyentuh sembari menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Sulut, Polres Minahasa, hingga Polres Kepulauan Talaud.
“Kapanpun baju coklat ini bisa tanggal.. tetapi jiwa, SEKALI BHAYANGKARA SELAMANYA BHAYANGKARA,” tulis Vicky.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Alamsyah P. Hasibuan memberikan klarifikasi soal isu mutasi yang disebut-sebut menjadi pemicu mundurnya Vicky.
Ia menjelaskan pada tahun 2024, Vicky memang dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud sebagai bagian dari kebijakan penyegaran organisasi rutin bersama 20 bintara lainnya.
“Vicky di tahun 2024, masuk dalam SKEP mutasi tour of duty, tour of area, berdasarkan Kep 534/X/2024 tentang Mutasi rutin 20 personel bintara. Yang bersangkutan mutasi dari Polres Minahasa ke Polres Talaud,” jelas Alamsyah kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
Alamsyah juga menyebut proses pengunduran diri Vicky dilakukan secara resmi dan bertahap. Setelah dimutasi pada 2024, Vicky mengajukan pengunduran diri pada 2025, yang kemudian dikabulkan oleh pimpinan Polri pada awal tahun ini.
Baca Juga: Yaqut Kembali ke Tahanan KPK Usai Status Tahanan Rumah Dicabut
“Di tahun 2025, yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Polri. Di tahun 2026 bulan Januari, hasil verifikasi pengajuan pensiun dininya disetujui berdasarkan Kep.PDH/Kep/52/I2026,” ungkapnya.
Sementara, terkait prestasi Vicky dalam memberantas korupsi, Polda Sulut menegaskan bahwa keberhasilan penanganan perkara selama ini merupakan hasil kerja kolektif instansi, bukan prestasi individu semata.
“Penanganan perkara bukan dia sendiri yang pegang, melainkan tim atau unit,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah
-
Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif