- Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK pada Jumat, 10 April 2026.
- Partai Gerindra menegaskan Gatut Sunu bukan kader resmi karena pendaftarannya belum disetujui secara administratif oleh pusat.
- Pihak Gerindra menyatakan bahwa kader asli partai di Pemerintah Kabupaten Tulungagung adalah Wakil Bupati Ahmad Baharudin.
Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengklarifikasi status keanggotaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, yang terjerat operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK.
Dasco menjelaskan, Gatut Sunu diusung banyak partai saat Pilkada 2025, dan saat itu statusnya belum menjadi kader Partai Gerindra.
Gatut, kata Dasco, baru mendaftar untuk bergabung dengan Gerindra setelah dia terpilih menjadi Bupati Tulungagung melalui proses politik yang melibatkan koalisi besar.
“Nah, baru setelah dia jadi bupati, belum lama kok, dia mendaftar menjadi kader Partai Gerindra. Baru daftar, belum resmi,” ujar Dasco saat dihubungi, Sabtu (11/4/2026).
Kronologi Pendaftaran yang Belum Tuntas
Dasco menekankan, status keanggotaan Gatut Sunu di Gerindra masih sangat prematur dan belum melalui proses pengukuhan sebagai kader inti yang sejak awal dibina oleh partai.
Hal senada juga ditegaskan oleh struktur partai di tingkat wilayah. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur memberikan keterangan tambahan yang memperkuat pernyataan Dasco.
Ketua OKK DPD Gerindra Jatim, Hidayat, mengatakan secara administratif, Gatut Sunu belum resmi tergabung sebagai kader partai berlambang kepala burung garuda tersebut.
“Masih belum,” kata Hidayat singkat, saat diminta konfirmasi mengenai status kartu tanda anggota (KTA) sang bupati.
Baca Juga: Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
Meski demikian, Hidayat tidak menampik, sebelumnya Gatut Sunu berencana bergabung Gerindra. Tapi, kata dia, permohonan itu belum mendapat persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat Gerindra.
Dengan demikian, statusnya hingga saat terjadi OTT KPK, Jumat (10/4), masih berada dalam tahap proses atau calon anggota, bukan merupakan kader yang memegang mandat penuh partai di daerah tersebut.
Penegasan Sosok Kader Murni di Tulungagung
Untuk menjaga marwah organisasi dan memberikan informasi yang akurat kepada konstituen di Jawa Timur, khususnya Tulungagung, Dasco menegaskan bahwa posisi kader murni Gerindra di pemerintahan daerah tersebut sebenarnya berada pada kursi orang nomor dua.
Ia meminta publik dapat membedakan antara pejabat yang bergabung setelah menang dengan kader yang memang tumbuh dari internal partai.
Ia menegaskan, kader Gerindra asli di Tulungagung adalah Ahmad Baharudin yang menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung.
Berita Terkait
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
-
Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK di 2026, Terbaru Bupati Tulungagung
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
-
Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?
-
BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai