-
Rudal antipesawat MANPADS menjadi ancaman serius bagi armada udara militer Amerika Serikat sekarang.
-
China membantah keras tuduhan keterlibatan dalam memasok senjata mematikan ke wilayah konflik tersebut.
-
Pakistan memfasilitasi perundingan damai di Islamabad guna mempertahankan kesepakatan gencatan senjata yang ada.
Dunia internasional kini menanti langkah konkret dari Washington untuk membuktikan klaim intelijen mereka terkait penyebaran rudal berbahaya ini.
Proses stabilisasi keamanan di kawasan ini sebenarnya baru saja memulai babak awal melalui kesepakatan penghentian permusuhan.
Gencatan senjata yang dijadwalkan berlangsung selama dua pekan tersebut secara resmi mulai diberlakukan pada Rabu, 8 April 2026.
Langkah diplomatik ini diambil setelah konfrontasi terbuka pecah sejak akhir Februari yang melibatkan operasi militer gabungan skala besar.
Pakistan kemudian mengambil peran strategis sebagai mediator utama untuk mempertemukan kedua belah pihak yang bertikai di meja perundingan.
Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di kota Islamabad pada Sabtu, 11 April 2026 menjadi tumpuan harapan bagi perdamaian.
Latar Belakang Konflik Iran
Konflik bersenjata ini bermula ketika Amerika Serikat bersama Israel meluncurkan serangan udara terkoordinasi ke wilayah kedaulatan Iran.
Agresi militer yang dimulai pada 28 Februari tersebut memicu respons pertahanan yang gigih dari pihak Iran selama berminggu-minggu.
Baca Juga: Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
Pertempuran udara menjadi dominan dalam perang ini, sehingga keberadaan senjata antipesawat menjadi sangat menentukan di medan laga.
Kehadiran MANPADS yang efektif menyasar pesawat terbang rendah mengubah peta kekuatan dan strategi militer di lapangan secara signifikan.
Kini, nasib stabilitas keamanan global sangat bergantung pada hasil negosiasi di Pakistan dan komitmen negara besar terhadap gencatan senjata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!
-
Noel Ebenezer Curhat ke Istri Ingin Cepat-Cepat Divonis
-
Soal Sapi Kurban dari APBN, Gerindra: Bantuan Kemasyarakatan, Tidak Ada Aturan yang Dilanggar
-
Soroti Gaza di Hari Iduladha, JK: Dunia Harus Bersatu Rehabilitasi Palestina
-
Kurban Pakai APBN Dikritik Guntur Romli, Singgung Teladan Nabi Muhammad SAW
-
Cerita Warga Gang Haji Jeni Bangun Smart Security: Punya CCTV, Panic Button hingga GPS Tracker
-
Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas
-
Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?
-
Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin