-
Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan gagal mencapai kesepakatan terkait Selat Hormuz.
-
Blokade Iran di jalur energi dunia memicu lonjakan harga minyak dan gas global.
-
Ketegangan militer meningkat seiring laporan pemasangan ranjau di jalur pelayaran strategis internasional.
Ketidaksepakatan ini memperburuk kekhawatiran mengenai gangguan pasokan pupuk dan energi ke wilayah Asia dalam jangka panjang.
Pihak Iran menegaskan bahwa tuntutan pihak Amerika Serikat dalam meja perundingan kali ini dianggap terlalu berlebihan.
Seorang pejabat Iran menyatakan bahwa status Selat Hormuz tidak akan berubah kecuali Iran dan AS mencapai “kerangka bersama” untuk melanjutkan negosiasi.
Tanpa adanya titik temu mengenai kedaulatan perairan, blokade diprediksi akan terus berlanjut sebagai instrumen tekanan politik.
Iran menolak untuk tunduk pada desakan sepihak yang tidak mengakomodasi kepentingan keamanan nasional mereka di kawasan tersebut.
Ia juga menyebut tuntutan berlebihan dari pihak AS telah menghambat jalannya perundingan.
Ancaman Ranjau dan Militerisasi
Situasi semakin memanas dengan laporan pengerahan kekuatan militer Angkatan Laut Amerika Serikat di dekat wilayah sengketa.
Langkah pengiriman kapal perusak untuk operasi pembersihan ranjau justru dianggap sebagai provokasi tambahan oleh pihak Teheran.
Baca Juga: Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis
Ranjau yang dilaporkan dipasang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran menimbulkan kekhawatiran bahwa diperlukan waktu untuk menjamin jalur aman bagi kapal tanker dan kapal lainnya, bahkan jika blokade Iran berakhir.
Operasi teknis untuk mengamankan jalur kapal tanker diperkirakan memakan waktu lama meskipun kesepakatan politik tercapai nantinya.
Presiden AS Donald Trump telah mendesak Iran untuk menjamin kelancaran pelayaran kapal melalui selat tersebut, menyusul kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu yang dicapai pekan lalu.
Ketegangan di Timur Tengah antara Israel dan kelompok pro-Iran juga turut memperkeruh suasana di meja diplomasi.
Gencatan senjata yang direncanakan menjadi landasan damai terdistorsi oleh konflik yang masih berlangsung di wilayah Lebanon.
Namun, gencatan senjata tersebut dinilai rapuh, dengan Israel masih melanjutkan serangan terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran, yang menurut AS tidak termasuk dalam cakupan kesepakatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?
-
Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran
-
Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu
-
Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf
-
Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan
-
Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis
-
Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan
-
Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!
-
Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!
-
Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!