- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Moskow, Rusia, untuk memastikan stabilitas pasokan energi.
- Presiden Prabowo dijadwalkan menemui Presiden Vladimir Putin guna membahas kelanjutan kerja sama strategis serta pemenuhan kebutuhan minyak dalam negeri.
- Lawatan ini bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional dan memperluas kemitraan bilateral di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Moskow, Rusia, guna memastikan stabilitas pasokan energi nasional, khususnya minyak.
Kehadiran Bahlil dalam lawatan ini menegaskan bahwa sektor energi menjadi salah satu fokus utama pemerintah di tengah dinamika global yang terus berubah. Upaya memperkuat ketahanan energi dinilai krusial, terutama saat pasokan dan harga energi dunia kerap berfluktuasi akibat faktor geopolitik.
Mengutip dari ANTARA, Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari kelanjutan kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia. Selain menjaga pasokan energi, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.
Setibanya di Moskow, Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kelanjutan kerja sama energi, termasuk memastikan ketersediaan minyak untuk kebutuhan dalam negeri tetap terjaga.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menilai pembahasan ini semakin relevan di tengah perubahan lanskap energi global. Menurutnya, dinamika geopolitik turut memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan energi, sehingga diperlukan langkah strategis lintas negara.
Selain isu energi, kedua pemimpin negara juga akan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik global. Indonesia tetap menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, sekaligus memperkuat kemitraan dengan negara mitra.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperluas kerja sama strategis Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua