- Warga menemukan kerangka manusia di aliran Sungai Citarum, perbatasan Baleendah dan Dayeuhkolot, pada Kamis, 16 April 2026.
- Polsek Baleendah bersama Basarnas mengevakuasi kerangka tersebut dari tumpukan sampah sungai untuk pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.
- Tim Inafis Polresta Bandung melakukan identifikasi melalui data pakaian dan pemeriksaan forensik guna mencocokkan dengan laporan orang hilang.
Objek tersebut tampak jelas karena posisi air yang sedang fluktuatif, sehingga menyingkap tumpukan sampah yang selama ini menutupi kerangka tersebut.
Melihat adanya benda yang menyerupai bagian tubuh manusia, warga segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan sterilisasi area untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan dari banyaknya warga yang menonton di atas jembatan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bersama tim gabungan melakukan evakuasi dari lokasi yang cukup sulit dijangkau.
Kerja sama antara kepolisian dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menjadi kunci keberhasilan proses pengangkatan kerangka dari dasar sungai yang berlumpur dan dipenuhi sampah domestik.
“Untuk evakuasi tadi tidak ada kesulitan, meski sedikit tertindih sampah, tim Basarnas berhasil mengangkatnya,” ujar dia.
Tim Basarnas menggunakan peralatan khusus untuk memastikan tidak ada bagian tulang yang tertinggal atau hanyut saat proses pengangkatan dilakukan.
Kondisi fisik kerangka saat ditemukan memang sudah sangat memprihatinkan. Kerangka ditemukan dalam kondisi sebagian besar telah menjadi tulang belulang, meski di beberapa bagian masih terdapat sisa jaringan tubuh.
Hal ini mengindikasikan bahwa proses pembusukan telah berlangsung cukup lama, kemungkinan besar dipengaruhi oleh suhu air dan paparan material organik di Sungai Citarum yang mempercepat kerusakan jaringan lunak.
Baca Juga: Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap
Selain kondisi tulang, petugas menemukan petunjuk krusial yang diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi secara spesifik.
Petugas juga menemukan sisa pakaian yang masih melekat pada kerangka, termasuk adanya unsur kawat yang menjadi ciri khusus.
Keberadaan unsur kawat ini menjadi perhatian tim forensik, apakah kawat tersebut merupakan bagian dari aksesori pakaian, alat bantu medis yang pernah digunakan korban, atau hal lain yang bisa merujuk pada identitas personal tertentu.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami identitas korban serta penyebab kematiannya, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan laporan orang hilang yang diterima sebelumnya.
Tim dokter forensik di rumah sakit akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan DNA jika diperlukan, guna memberikan kepastian hukum dan informasi yang akurat kepada pihak keluarga yang merasa kehilangan anggotanya.
Berita Terkait
-
Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Setahun Usai Dibersihkan, Sungai Citarum Kembali Dipenuhi Sampah
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini