- Pemerintah DKI Jakarta memulai operasi pembersihan ikan sapu-sapu serentak di lima wilayah kota administratif pada Jumat, 17 April 2026.
- Gubernur Pramono Anung memimpin langsung kegiatan pembersihan guna mengendalikan populasi ikan invasif yang merusak ekosistem dan infrastruktur sungai.
- Pihak RW 06 Kelapa Gading memberikan insentif lima ribu rupiah per kilogram ikan sebagai upaya memotivasi petugas kebersihan setempat.
Suara.com - Aksi pembersihan ikan sapu-sapu serentak sudah dimulai di lima kota administratif di Jakarta pada Jumat (17/4/2026).
Kebijakan unik dibuat di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, di mana pejabat lingkungan setempat menyiapkan insentif sebesar Rp5.000 untuk setiap satu kilogram ikan sapu-sapu yang berhasil dikumpulkan oleh PPSU di wilayah tersebut.
Cerita muncul di balik kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung ke Jalan Janur Elok VI pada Jumat (17/4/2026) untuk memimpin langsung operasi pembersihan sapu-sapu.
"Pak RW yang membuat, supaya semangat," katanya.
Ketua RW 06 Kelapa Gading, Ikhsan, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas arahan gubernur terkait pengendalian hama di perairan Jakarta.
"Saya hanya spontan merespons apa yang Pak Gubernur instruksikan ke wilayah DKI Jakarta untuk mengendalikan hama polusi ikan sapu-sapu ini," jelas dia.
Upaya pemberian "uang lelah" ini diharapkan mampu membersihkan ekosistem perairan dari dominasi ikan invasif yang dianggap merusak keseimbangan alam.
"Itu sebagai imbalan atau pun iming-iming untuk memotivasi ya, di wilayah sini nih. Kami hargain per kilo Rp5.000," tutur Ikhsan.
Tak lupa, Ikhsan menegaskan bahwa kebijakan tersebut bersifat lokal dan hanya terbatas bagi warga di lingkup administrasinya.
Baca Juga: Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
"Khusus untuk wilayah RW 06. Kalau nanti seluruh Jakarta, ribet saya," pungkasnya sambil tertawa.
Operasi pembersihan sapu-sapu sendiri dilakukan di Jakarta karena populasi ikan invasif ini sudah mendominasi ekosistem perairan ibu kota.
Selain merusak ekosistem, mereka juga gemar melubangi tanggul sungai sehingga berpotensi merusak infrastruktur pengendali banjir.
Berita Terkait
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi