- Pemprov DKI Jakarta akan menggelar operasi penangkapan masif ikan sapu-sapu di lima wilayah pada 17 April 2026 mendatang.
- Langkah ini diambil karena invasi ikan sapu-sapu merusak ekosistem lokal serta mengancam ketahanan infrastruktur tanggul pengendali banjir Jakarta.
- Petugas gabungan akan melaksanakan operasi serentak selama dua setengah jam di lima titik rawan perairan di ibu kota.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara masif pada Jumat (17/4/2026) esok untuk menyelamatkan ekosistem perairan ibu kota.
Tindakan penertiban ini mendesak dilakukan lantaran invasi sapu-sapu telah memicu ketimpangan rantai makanan dan mengancam kelestarian lingkungan perairan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Selasa (14/4/2026) lalu menyatakan bahwa kerugian akibat meledaknya populasi satwa liar ini sudah sangat kentara di lapangan.
"Ini ikan yang berasal dari Amerika Selatan. Mereka sangat kuat, dan kemudian menjadi predator bagi ikan-ikan lokal. Makanannya diambil semua," ujar Pramono.
Selain memicu masalah ekosistem, sang gubernur juga menyoroti bahaya laten ikan bersisik keras ini terhadap ketahanan infrastruktur pengendali banjir di Jakarta.
"Mereka juga merusak tanggul-tanggul yang ada, karena rumahnya di sana," lanjut Pramono.
Merespons urgensi penanganan ikan sapu-sapu, Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Eny Suparyani, pada Kamis (16/4/2026), mengonfirmasi kesiapan pasukannya.
"Besok ada kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu DKI Jakarta di 5 wilayah," beber Eny saat dikonfirmasi.
Agenda pembersihan yang melibatkan petugas gabungan ini akan dihelat serentak dalam tempo dua setengah jam, terhitung mulai pukul 07.30 hingga 10.00 WIB.
Baca Juga: Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
Lokasi perburuan sapu-sapu akan difokuskan pada lima titik rawan, yakni Kali Anak TSI di Jakarta Barat, Saluran RW 06 Kelapa Gading Barat di Jakarta Utara, perluasan area di Kali Cideng Plaza Indonesia Jakarta Pusat, Pintu Air Outlet Setu Babakan di Jakarta Selatan, serta Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung di Jakarta Timur.
Berita Terkait
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Teruntuk Pak Pram, Menyapu Ikan Sapu-sapu Saja Tak Cukup
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB
-
Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Daun
-
Driver Ojol Dianiaya di Labuan Bajo, Sorotan pada Keamanan Destinasi Super Prioritas
-
Cak Imin Soroti Mitra MBG yang Flexing di Medsos: Euforia Pengusaha Baru
-
Lebih dari 20% Wilayah Pesisir Alami Perubahan Air Tanah, Ancaman Salinisasi Menguat
-
Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini
-
Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!