- Aliansi masyarakat dan mahasiswa Kaltim akan melakukan unjuk rasa besar di DPRD Kaltim pada Selasa, 21 April 2026.
- Demonstrasi ini memprotes kebijakan anggaran pemprov yang dianggap tidak efisien, mencakup pengadaan mobil dinas dan renovasi rumah jabatan.
- Massa menuntut transparansi pemerintah serta mengkritik isu KKN terkait dominasi keluarga gubernur dalam struktur kekuasaan di Kalimantan Timur.
Massa mendesak DPRD Kaltim tetap menjaga independensi dan tidak terjebak dalam hubungan personal.
5. Solidaritas Unik dari Berbagai Kalangan
Persiapan aksi besar ini mendapat dukungan luas. Di posko koordinasi, bantuan logistik terus mengalir mulai dari nasi bungkus, singkong, pisang, hingga donasi uang tunai melalui QRIS yang mencapai puluhan juta rupiah.
Menariknya, donasi tidak hanya datang dari kalangan mampu, tetapi juga dari pemulung yang menyumbang Rp 20 ribu hingga anak SD yang menyisihkan uang sakunya sebesar Rp 1.000.
6. Pengerahan Ribuan Massa
Aksi pada 21 April diprediksi menjadi salah satu mobilisasi massa terbesar di Kaltim dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 3.000 hingga 4.000 orang dari 60 elemen organisasi masyarakat (ormas), LSM, dan aliansi mahasiswa dikabarkan siap turun ke jalan.
Massa dijadwalkan berkumpul di depan Kompleks Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur di Jalan Teuku Umar, kemudian bergerak menuju Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Jalan Gajah Mada untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Kantor Gubernur Kaltim Dipasang Kawat Berduri Jelang Demo Besok, Rudy Mas'ud Takut Hadapi Rakyat?
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
Buntut Demo Warga Berujung Anarkis, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan
-
Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS
-
Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan