-
Lufthansa membatalkan 20.000 penerbangan guna menghemat 40.000 ton bahan bakar jet musim panas ini.
-
Penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan harga avtur dan ancaman kelangkaan energi di seluruh Eropa.
-
Maskapai mempensiunkan 27 pesawat dan menutup unit CityLine untuk menekan kerugian operasional perusahaan.
Suara.com - Lufthansa resmi membatalkan 20.000 jadwal penerbangan jarak pendek musim panas ini demi meredam kerugian akibat lonjakan harga avtur.
Kebijakan drastis ini diambil saat industri penerbangan global terhimpit krisis energi akut yang mengancam stabilitas operasional maskapai di Eropa.
Dikutip dari Skynews, efisiensi besar-besaran dilakukan dengan menghentikan operasional armada CityLine yang merugi serta mempensiunkan permanen 27 unit pesawat mereka.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa ketegangan geopolitik di Selat Hormuz mulai melumpuhkan distribusi bahan bakar pesawat ke pasar internasional.
Kini, para pelancong harus bersiap menghadapi kenaikan harga tiket pesawat yang signifikan sebagai imbas langsung dari bengkaknya biaya operasional.
Terkait situasi ini, bos Ryanair Michael O'Leary mengatakan kepada Sky News bulan ini bahwa ada risiko pasokan bahan bakar dapat terganggu mulai Mei jika Selat Hormuz tetap tertutup.
Beliau menyebutkan harga minyak merupakan bagian dari "dampak yang lebih luas", namun "kekhawatiran yang lebih mendesak" adalah pasokan bahan bakar jet.
Bahkan, Kepala Badan Energi Internasional mengatakan kepada Associated Press pekan lalu bahwa Eropa "mungkin hanya memiliki sisa bahan bakar jet sekitar enam minggu".
Dalam pernyataan resmi pada hari Selasa, Lufthansa menjelaskan bahwa penghapusan 20.000 penerbangan akan menghemat 40.000 ton bahan bakar jet hingga Oktober mendatang.
Baca Juga: Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
Maskapai asal Jerman tersebut menegaskan bahwa langkah ini hanya mewakili satu persen dari total kapasitas kilometer kursi yang tersedia.
Restrukturisasi Rute dan Pensiun Armada Ikonik
Lufthansa kini fokus melakukan konsolidasi jaringan di Eropa dengan menghapus rute-rute tidak menguntungkan dari hub Frankfurt dan Munich.
Sebaliknya, perusahaan justru memperkuat ekspansi layanan pada rute yang sudah ada melalui hub Zurich, Brussels, dan Wina.
Pihak maskapai menjamin bahwa penumpang tetap dapat terhubung dengan jaringan rute global serta koneksi penerbangan jarak jauh mereka.
Namun, kapasitas penerbangan jarak jauh akan sedikit berkurang pada akhir musim panas seiring pelepasan enam pesawat antarbenua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun