- Karoline Leavitt menjabat sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih termuda sejak dilantik pada 20 Januari 2025 lalu.
- Presiden Donald Trump secara terbuka mengkritik kinerja Leavitt terkait pemberitaan negatif media terhadap pemerintahannya di Amerika.
- Meski dikritik, Leavitt tetap menjalankan tugasnya sebagai pembela vokal kebijakan Trump di Gedung Putih saat ini.
Suara.com - Selama Perang AS-Iran, sosok wanita satu ini acapkali tampil di publik untuk membela mati-matian kebijakan Presiden Donald Trump.
Ia adalah juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. Menariknya, beberapa pekan lalu, Trump justru blak-blakan mengkritik kinerja Karoline.
Dalam pernyataan di Oval Office, Trump menyebut Leavitt melakukan pekerjaan yang buruk dan menyalahkannya atas citra negatif pemerintah di media.
Trump mengklaim dirinya menerima 93 hingga 97 persen publisitas buruk dari media.
"Mungkin Karoline melakukan pekerjaan yang buruk. Haruskah kita mempertahankannya? Saya pikir kita akan tetap mempertahankannya," ujar Trump seperti dilansir dari Reuters.
Menariknya sejumlah laporan media-media AS juga menyoroti hubungan antara Trump dengan jubir Gedung Putih tersebut.
Sejumlah pernyataan Trump sebelumnya tentang Leavitt, termasuk komentar bernada personal, dinilai tidak pantas dan memicu kritik terkait etika serta relasi kekuasaan di lingkungan kerja.
Meski demikian, Leavitt selama ini dikenal sebagai salah satu pembela paling vokal Trump.
Leavitt tetap berdiri di garis depan komunikasi Gedung Putih dan kerap membela kebijakan maupun pernyataan kontroversial presiden.
Baca Juga: Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak
Lantas siapa Karoline Leavitt dan seperti apa rekam jejaknya?
Sosok Karoline Leavitt mencuri perhatian publik sebagai juru bicara Gedung Putih termuda dalam sejarah Amerika Serikat.
Ia resmi menjabat sebagai Sekretaris Pers sejak 20 Januari 2025 di bawah pemerintahan Donald Trump.
Perempuan kelahiran New Hampshire pada 24 Agustus 1997 ini dikenal memiliki gaya komunikasi yang tegas dan konfrontatif.
Dalam sejumlah konferensi pers, Leavitt kerap menanggapi pertanyaan media dengan pendekatan langsung, bahkan menyebut kritik tertentu sebagai bias.
Karier Leavitt dimulai dari magang di Gedung Putih sebelum naik menjadi asisten sekretaris pers pada 2020.
Berita Terkait
-
Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak
-
Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati
-
Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban
-
Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini
-
Curang! Lobi Anak Buah Trump Dorong Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?