- Menseskab Teddy Indra Wijaya menemukan banyak anak putus sekolah di sekitar pusat Jakarta pada Rabu (22/4/2026).
- Presiden Prabowo menginstruksikan negara segera menangani anak putus sekolah melalui program Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Jakarta.
- Kementerian Sosial akan membuka Sekolah Rakyat di STIA LAN bagi seratus siswa mulai Mei atau Juni tahun 2026.
Suara.com - Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebutkan masih banyak anak tidak sekolah, bahkan lokasi mereka dekat dengan pusat Jakarta.
Teddy mengaku terkejut dekat kantornya masih terdapat anak-anak yang tidak bisa menikmati layanan pendidikan.
Pernyataan itu dia ucapkan saat turut meninjau Sekolah Rakyat rintisan di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Negara Administrasi Negara (STIA LAN), Jakarta, bersama Menteri Sosial.
“Tadi saya dari kantor hanya 5 kilometer. Tapi dari 5 kilometer itu terlihat masih ada anak-anak Indonesia yang putus sekolah, tidak pernah sekolah, bahkan sekolahnya tidak lulus sampai SMA,” ucap Teddy dihadapan para calon siswa Sekolah Rakyat, Rabu (22/4/2026).
Berdasarkan arahan Presiden Prabowo, kata Teddy, anak-anak yang alami putus sekolah harus segera diurus oleh negara.
“Bapak Presiden ingin gimana caranya tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah,” imbuhnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Kemensos tengah mempersiapkan tambahan Sekolah Rakyat di 10 lokasi berbeda yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.
Salah satunya menggunakan gedung kampus STIA LAN.
Teddy meminta persiapan operasional Sekolah Rakyat, terutama wilayah Jakarta Pusat yang dekat dengan Istana Negara itu, bisa lebih cepat dilakukan.
Baca Juga: Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
“Ini masalah lama dan itulah kita selesaikan secara bertahap, berkala, tapi secepat mungkin. Melalui Pak Mensos, Pak Wamensos, dan tim Kementerian Sosial, tentunya dibantu dengan lembaga lainnya juga,” tuturnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan bahwa Sekolah Rakyat rintisan di STIA LAN akan dimulai tahun ini. Targetnya, pada tahun ajaran baru 2026/2027, para siswa sudah mulai sekolah normal. Namun sebelum itu, calon siswa Sekolah Rakyat harus mengikuti masa orientasi untuk menyesuaikan diri.
“Untuk LAN, 100 siswa diperkirakan mulai Mei atau Juni ya untuk masa orientasi. Walaupun ajaran baru mestinya nanti Juli, tapi mungkin ada masa pengenalan yang sekarang memang sedang di konsolidasikan,” tuturnya.
Direncanakan akan ada empat rombongan belajar yang terdiri dari tingkat SMP dan SMA untuk Sekolah Rakyat rintisan di STIA LAN tersebut.
Berita Terkait
-
Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen
-
Kenapa Sungai Jakarta Tercemar Logam Berat? Bikin Ikan Sapu-Sapu Tidak Bisa Dijadikan Pakan Ternak
-
Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?
-
Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
-
IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget
-
Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
-
4 Bulan Tanpa Kejelasan, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Segera Periksa Timothy Ronald
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi