- Penembakan di Mall of Louisiana, Baton Rouge, mengakibatkan satu orang tewas dan lima pengunjung lainnya mengalami luka-luka.
- Insiden tersebut dipicu perselisihan terarah antara dua kelompok di area food court pada Jumat, 24 April 2026.
- Kepolisian Baton Rouge berhasil menangkap lima pelaku penembakan beberapa jam setelah kejadian untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
Suara.com - Peristiwa berdarah kembali mengguncang Amerika Serikat setelah aksi penembakan di Mall of Louisiana yang mengakibatkan satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka.
Pihak kepolisian Baton Rouge mengungkapkan bahwa insiden mencekam ini bermula dari perselisihan antara dua kelompok di area food court yang berujung pada adu tembak mematikan.
Tragedi penembakan di Louisiana ini bukan merupakan aksi acak, melainkan serangan terarah yang sayangnya juga melukai warga sipil tidak bersalah di lokasi kejadian.
Otoritas keamanan setempat segera bergerak cepat untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan mengevakuasi para pengunjung yang terjebak dalam kepanikan.
Kepala Polisi Thomas Morse Jr memberikan keterangan resmi terkait detail korban yang terdampak dalam baku tembak antar kelompok tersebut.
"Sayangnya ada beberapa orang tidak bersalah di area tersebut yang mungkin juga terkena tembakan," kata Kepala Polisi Thomas Morse Jr dalam sebuah konferensi pers dikutip dari BBC, Jumat (24/4/2026).
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa lima orang telah ditangkap sehubungan dengan penembakan tersebut hanya dalam beberapa jam setelah kejadian berlangsung.
Penangkapan cepat ini diharapkan dapat meredam keresahan masyarakat di Baton Rouge yang terkejut dengan keberanian para pelaku beraksi di ruang publik.
Perselisihan Kelompok yang Berujung Tragedi
Baca Juga: Kapal Kontainer Ditembak Kapal Perang di Dekat Selat Hormuz
Data mengenai jumlah korban sempat mengalami simpang siur pada awal laporan sebelum akhirnya diverifikasi ulang oleh tim medis.
Sebelumnya, polisi menyatakan bahwa sepuluh orang dibawa ke rumah sakit dan setidaknya dua orang di antaranya harus segera menjalani operasi darurat.
Namun, pihak berwenang kemudian memperbarui angka tersebut dan memastikan ada lima orang yang terluka akibat terjangan peluru.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa motif di balik aksi kekerasan ini adalah konflik lama yang bersifat personal dan sangat spesifik.
Morse menegaskan petugas percaya insiden itu bukan tindakan kekerasan acak, tetapi "perselisihan yang ditargetkan antara dua kelompok orang".
Pihak kepolisian juga mendesak para saksi mata yang berada di lokasi untuk tidak ragu membagikan rekaman video penembakan kepada pihak berwenang.
Berita Terkait
-
Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro
-
Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran
-
Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel
-
Blokade Militer Amerika Serikat Cegat Kapal Tanker Iran Dekat Perairan Indonesia
-
Kapal Kontainer Ditembak Kapal Perang di Dekat Selat Hormuz
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi