-
Gunboat IRGC menyerang kapal kontainer di perairan Oman tanpa peringatan radio terlebih dahulu.
-
Jembatan navigasi kapal mengalami kerusakan berat akibat tembakan namun kru dipastikan selamat.
-
Tidak ditemukan dampak lingkungan atau kebakaran pada kapal pasca serangan di lokasi kejadian.
Suara.com - Aksi penembakan sepihak oleh kapal cepat bersenjata di lepas pantai Oman memicu alarm bahaya bagi keamanan jalur pelayaran internasional.
Insiden ini menandai pola serangan tanpa komunikasi radio yang secara langsung menyasar struktur vital pengemudian kapal komersial di wilayah tersebut.
Dikutip dari Anadolu, meski kerusakan material pada jembatan kapal cukup signifikan, seluruh personel dilaporkan berhasil selamat tanpa cedera fisik sedikit pun.
Laporan resmi United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebutkan lokasi kejadian berada sekitar 15 mil laut timur laut Oman.
Nakhoda kapal kontainer tersebut mengidentifikasi bahwa penyerang merupakan gunboat yang memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Tanpa diawali peringatan suara melalui radio, kapal cepat tersebut langsung melepaskan tembakan yang menyasar bagian jembatan kapal.
Kutipan resmi dari otoritas maritim menegaskan status keamanan lingkungan di lokasi kejadian pasca serangan bersenjata tersebut.
"Tidak ada laporan mengenai kebakaran atau dampak lingkungan. Seluruh kru dilaporkan selamat," ungkap United Kingdom Maritime Trade Operations.
Kondisi Terkini Kapal dan Awak
Baca Juga: Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?
Dampak dari rentetan tembakan tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada sistem dan struktur navigasi utama di bagian atas kapal.
Beruntung, sistem tangki bahan bakar dan muatan kapal tidak terkena dampak sehingga tidak terjadi kebocoran yang mencemari laut.
Pihak keamanan maritim saat ini terus memantau pergerakan kapal kontainer tersebut untuk memastikan mereka mencapai pelabuhan terdekat.
Identitas kapal secara spesifik masih dirahasiakan demi alasan keamanan operasional dan keselamatan awak yang masih bertugas.
Ketegangan di jalur pelayaran ini diperkirakan akan membuat biaya asuransi pengiriman barang di kawasan Teluk meningkat tajam.
Peristiwa ini menambah panjang daftar gangguan keamanan terhadap kapal-kapal sipil yang melintasi wilayah perairan strategis di dekat Selat Hormuz.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter