-
Praka Rico Pramudia gugur akibat luka serius dari serangan tank Merkava milik militer Israel.
-
Indonesia mendesak PBB melakukan investigasi transparan dan menuntut pertanggungjawaban atas serangan di Lebanon.
-
Almarhum merupakan prajurit TNI AD yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan misi perdamaian dunia.
Almarhum dikenal sebagai sosok religius yang sering membagikan pesan kebaikan melalui kanal media sosial pribadinya.
Prajurit berusia 31 tahun ini meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki yang masih berusia balita.
Kasih sayang Rico terhadap keluarga terlihat dari penghormatan mendalam yang selalu ia berikan kepada orang tuanya.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat di kesatuan TNI Angkatan Darat maupun lingkungan Persit.
Peristiwa mematikan ini bermula pada akhir Maret 2026 ketika proyektil peluru utama menghantam titik pertahanan pasukan.
"Berbagai langkah medis terbaik telah ditempuh, namun akibat luka berat yang dialami, nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan," tulis Kementerian Luar Negeri RI dalam rilisnya.
Tim medis di Beirut telah berupaya maksimal menyelamatkan Rico dari luka parah akibat ledakan kaliber 120 mm.
Namun perjuangan fisik sang prajurit berakhir pada hari ke-26 masa perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kini nama Praka Rico Pramudia akan terus dikenang sebagai martir perdamaian Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional
Insiden yang menimpa Praka Rico Pramudia terjadi di tengah ketegangan yang meningkat di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.
Markas UNIFIL yang seharusnya menjadi zona aman justru terkena dampak langsung dari aktivitas militer IDF Israel menggunakan tank Merkava.
Kejadian ini memicu protes diplomatik karena menyasar personel perdamaian PBB yang sedang bertugas menjaga stabilitas regional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis