-
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang wilayah selatan Pulau Hokkaido pada Senin pagi waktu setempat.
-
JMA memperingatkan tingginya risiko tanah longsor dan potensi gempa susulan dalam sepekan.
-
Aktivitas ini terjadi di tengah ancaman peningkatan risiko gempa mega di Jepang utara.
Suara.com - Guncangan gempa tektonik magnitudo 6,2 di Hokkaido Jepang memaksa warga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman longsor di wilayah pegunungan.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengonfirmasi titik pusat lindu berada pada kedalaman 83 kilometer di sisi selatan pulau tersebut.
Dikutip dari AFP, fenomena ini menjadi alarm serius mengingat rentetan aktivitas seismik yang meningkat tajam di wilayah utara Jepang belakangan ini.
Meski tidak memicu gelombang tsunami, getaran yang terjadi pukul 05.23 waktu setempat ini sangat terasa di permukaan.
Pemerintah setempat mulai memetakan zona merah untuk mengantisipasi guguran batu dari lereng bukit yang tidak stabil.
Petugas berwenang memfokuskan pemantauan pada stabilitas tanah di pemukiman yang memiliki kontur curam.
"Namun di daerah yang mengalami guncangan kuat, bahaya jatuhnya batu dan tanah longsor lebih besar," kata seorang pejabat JMA.
Estimasi awal menunjukkan kerugian fisik masih dalam skala kecil karena titik gempa berada di area rendah populasi.
Tetapi warga tetap diminta untuk tidak mendekati area perbukitan selama masa tanggap darurat berlangsung.
Baca Juga: Ramen Master: Kuliner Jepang Favorit Mahasiswa yang Ramah Kantong di Malang
JMA menegaskan bahwa stabilitas struktur tanah bisa berubah drastis setelah menerima hantaman energi gempa yang signifikan.
Frekuensi guncangan di Jepang diperkirakan masih akan tinggi dalam tujuh hari ke depan.
Otoritas cuaca mengingatkan adanya peluang terjadinya gempa susulan dengan kekuatan yang identik di lokasi yang sama.
Situasi ini menambah ketegangan setelah munculnya peringatan risiko gempa mega dengan kekuatan di atas magnitudo 8,0.
Sebelum guncangan utama pagi ini, tercatat aktivitas seismik magnitudo 5,0 di laut selatan Hokkaido sebagai rangkaian aktivitas tektonik.
Kewaspadaan publik kini berada pada level tertinggi guna meminimalisir dampak korban jiwa akibat pergerakan lempeng aktif.
Aktivitas seismik ini merupakan kelanjutan dari gempa bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada Senin pekan lalu.
Bencana sebelumnya tersebut mengakibatkan enam orang luka-luka serta terjangan tsunami setinggi 80 sentimeter di pelabuhan Iwate.
Jepang secara geografis berada di jalur Cincin Api Pasifik yang membuatnya menjadi wilayah paling rawan gempa di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR