- Kebakaran hutan besar melanda wilayah Otsuchi, Prefektur Iwate, Jepang, sejak Rabu sore hingga Minggu pagi.
- Api telah menghanguskan 1.373 hektare lahan dan delapan bangunan akibat kondisi cuaca yang kering dan berangin.
- Pemerintah mengevakuasi 3.000 warga serta mengerahkan 1.200 petugas pemadam dan Pasukan Bela Diri untuk penanganan darurat.
Suara.com - Kebakaran hutan besar melanda Prefektur Iwate, Jepang, dan terus meluas dalam lima hari terakhir. Bencana ini telah menghanguskan ribuan hektare lahan serta memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka.
Lebih dari 1.000 petugas pemadam kebakaran bersama Pasukan Bela Diri Jepang dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang mengepung wilayah Otsuchi.
Area Terbakar Capai 1.373 Hektare
Kebakaran pertama kali terjadi pada Rabu sore dan dengan cepat menyebar ke dua distrik di Otsuchi.
Angin kencang dan kondisi lahan yang kering membuat api meluas dengan cepat. Berdasarkan pemantauan udara pada Minggu pukul 06.00 waktu setempat, area yang terbakar telah mencapai 1.373 hektare.
Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan estimasi pada Jumat yang mencapai 730 hektare.
Sejauh ini, sedikitnya delapan bangunan, termasuk rumah warga, dilaporkan hangus terbakar.
Ribuan Warga Mengungsi
Pemerintah setempat telah memerintahkan lebih dari 3.000 warga untuk segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Baca Juga: China 'Jajah' Jepang, Penjualan BYD Naik Nyaris 100 Persen di Negeri Sakura
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 30 persen populasi Otsuchi.
Untuk mempercepat penanganan, sekitar 1.200 petugas pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Pasukan Bela Diri Jepang juga dilibatkan untuk membantu operasi pemadaman dan evakuasi.
Bangkitkan Trauma Lama
Kebakaran di Otsuchi kembali mengingatkan warga pada insiden serupa yang terjadi di Ofunato, masih di Prefektur Iwate, tahun lalu.
Saat itu, kebakaran hutan melahap sekitar 3.370 hektare lahan sejak akhir Februari hingga awal April sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Berita Terkait
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal
-
Ramen Master: Kuliner Jepang Favorit Mahasiswa yang Ramah Kantong di Malang
-
Sinopsis Drama Jepang 'Sukui, Sukuware', Dibintangi Sakaguchi Tamami
-
Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
7 HP RAM 8/256 GB Harga Rp2 Jutaan, Speknya Bikin Kaget!
-
Catat Tanggalnya! NCT 127 Bagikan Jadwal Teaser Album Terbaru 'BLINGY'
-
Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis
-
Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS