- Polda Metro Jaya mengerahkan 1.793 personel untuk mengamankan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas pada 1 Mei 2026.
- Sebanyak 200 ribu lebih buruh dari berbagai daerah akan menghadiri aksi tersebut dengan menggunakan bus dan sepeda motor.
- Polisi menyediakan berbagai kantong parkir serta menyiapkan skema rekayasa lalu lintas situasional guna mengantisipasi kepadatan di jalan raya.
Suara.com - Sebanyak 1.793 personel bakal dikerahkan guna mengamankan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026).
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengatakan sekitar 200 ribu lebih buruh bakal menggelar perayaan Hari Buruh di Monas.
“Diperkirakan sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200 ribu lebih buruh yang akan ke Monas dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik Jakarta,” katanya kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).
“Tidak kurang dari 1.793 personel lalu lintas yang nanti akan tersebar di lapangan mulai dari kedatangan,” imbuhnya.
Komarudin mengatakan, ratusan ribu buruh tersebut berasal dari berbagai wilayah, seperti daerah penyangga Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan tempat parkir bus dalam kegiatan besok, lanjut Komarudin, pihaknya juga telah menyiapkan kantong parkir.
“Kami siapkan kantong parkirnya di JIExpo dan ruas Jalan Benyamin Sueb. Mohon maklum untuk masyarakat sekitar Kemayoran, nanti mungkin ruas-ruas jalan sekitar Benyamin Sueb ini akan kami gunakan untuk kantong parkir,” jelas Komarudin.
Nantinya, jika kawasan tersebut tidak mencukupi, pihak kepolisian telah menyediakan kantong parkir cadangan di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
“Namun Ancol tidak bisa maksimal mengingat ini libur ya, mungkin juga banyak pengunjung yang akan ke Ancol,” jelasnya.
Baca Juga: 1 Mei Tak Cuma Hari Buruh, Tanggal Ini Juga Jadi Momen Bersejarah bagi Papua
Kantong parkir juga disediakan di Pancoran untuk bus yang mengangkut para buruh dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Nantinya, penumpang bakal diturunkan terlebih dahulu di kawasan Monas.
“Kemudian kendaraan kosongnya kami parkirkan di Pancoran,” ungkapnya.
Selanjutnya, untuk para buruh dari wilayah Banten, Lampung, dan Tangerang akan disiapkan kantong parkir di kawasan GBK.
“Mulai dari kantong parkir Parkir Timur, kemudian juga APEC, kemudian juga mudah-mudahan ring road juga bisa kita gunakan, ditambah lagi nanti di sekitar Jalan Asia Afrika di cekungan pintu satu,” jelasnya.
Selanjutnya, untuk peserta May Day yang menggunakan sepeda motor bisa memarkirkan kendaraannya di IRTI, Balai Kota, Perpustakaan Nasional hingga Pertamina.
“Peserta May Day itu juga tidak seluruhnya menggunakan bus. Ada cukup banyak informasi yang kami dapat ada sekitar 20.000 peserta yang akan menggunakan roda dua,” jelasnya.
Komarudin menjelaskan, rekayasa lalu lintas bakal dilakukan secara situasional. Penutupan ruas jalan bakal dilakukan jika kondisi lalu lintas cukup padat.
“Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional ya. Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
1 Mei Tak Cuma Hari Buruh, Tanggal Ini Juga Jadi Momen Bersejarah bagi Papua
-
Siapa Saja yang Termasuk Buruh? Profesi Mentereng Pun Bisa Masuk
-
Perbedaan May Day dan Mayday, Mana yang Artinya Hari Buruh?
-
25 Ucapan Hari Buruh 2026, Inspiratif untuk Sesama Pekerja
-
Sejarah Hari Buruh, Perjuangan Berdarah di Balik Aturan 8 Jam Kerja
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga