-
IRGC mengancam akan menghancurkan kapal perang AS jika infrastruktur Iran diserang militer Amerika.
-
Donald Trump sedang mengkaji opsi serangan kilat dan blokade laut di Selat Hormuz.
-
Ketegangan meningkat akibat kegagalan negosiasi dan dampak krisis energi global yang kian parah.
Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan serangan balasan selama 41 hari terhadap aset militer Amerika Serikat dan Israel.
Aksi tersebut merupakan respon atas serangan teroris yang menargetkan pejabat tinggi serta infrastruktur sipil dan militer Iran.
Kegagalan diplomasi di Islamabad setelah gencatan senjata sepihak membuat Amerika Serikat memilih jalur tekanan ekonomi melalui blokade.
Namun, kebijakan blokade pelabuhan Iran oleh Trump justru memicu lonjakan harga energi yang mencekik ekonomi Amerika dan Eropa.
Markas Besar Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa kesabaran Teheran terhadap tindakan pembajakan laut oleh Amerika kini sudah berada di batas akhir.
"Kelanjutan pembajakan dan perompakan maritim Amerika dalam bentuk apa yang disebut 'blokade laut' akan segera disambut dengan tindakan praktis dan belum pernah terjadi sebelumnya," ujar sumber keamanan tinggi Iran.
Ketegangan ini berakar dari sengketa nuklir yang berkepanjangan dan persaingan pengaruh geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Teheran dan Washington.
Blokade laut yang diterapkan Amerika Serikat saat ini dianggap sebagai tindakan ilegal yang memicu krisis energi global secara masif.
Iran sebelumnya telah membuktikan kemampuan rudal mereka saat menghantam pangkalan Ain al-Asad sebagai bukti kekuatan militer mereka.
Baca Juga: Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak
Kini dunia menunggu apakah diplomasi masih memiliki ruang atau kawasan tersebut akan jatuh ke dalam lubang peperangan terbuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh
-
Kisah Solati: Bekerja, Kuliah, dan Mengabdi di Tengah Kesibukan Sehari-hari
-
Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal