- Penasihat militer Iran, Mohsen Rezaei, menyatakan blokade pelabuhan oleh Amerika Serikat akan gagal dan dapat memicu konfrontasi militer.
- Rezaei menegaskan bahwa Iran memiliki strategi khusus untuk menembus blokade serta mengantisipasi potensi perang di berbagai wilayah negara.
- Ketegangan ini muncul pasca serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari yang diikuti gencatan senjata tak terbatas mulai 21 April.
Suara.com - Penasihat militer senior pemimpin tertinggi Iran, Mohsen Rezaei mengatakan bahwa blokade pelabuhan Iran oleh AS "akan gagal".
Tak tanggung-tanggung dirinya juga memperingatkan Teheran dapat memilih konfrontasi jika langkah itu terus berlanjut.
Melansir ANTARA, Kamis (30/4/2026), dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah, Mohsen Rezaei menyebut Iran memiliki berbagai cara untuk menembus blokade tersebut, dan menegaskan upaya penerapan blokade itu tidak akan berhasil.
Ia menambahkan, jika blokade berlanjut, Iran mungkin akan menggunakan konfrontasi untuk mematahkannya.
Rezaei juga menguraikan kemungkinan skenario jika terjadi perang lain, menurutnya akan berfokus pada wilayah pesisir selatan, meluas hingga ke arah Isfahan, serta mencakup beberapa aktivitas di wilayah barat negara itu.
Ia memperingatkan konflik semacam itu dapat mencakup pengeboman dan pembunuhan di Teheran.
AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang dibalas Teheran dengan serangan ke Israel dan negara-negara lain di kawasan yang menampung aset AS.
Serangan udara AS-Israel menewaskan lebih dari 3.300 orang sebelum Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April yang dimediasi oleh Pakistan.
Meski awalnya dijadwalkan berakhir pada 22 April, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas pada 21 April atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir.
Baca Juga: Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata
-
Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix
-
Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?
-
Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'
-
Veronica Tan Minta P3MI Stop Kirim WNI Tanpa Jaminan Keamanan: Nyawa Pekerja Bukan Taruhan
-
Bukan Semua Kuota Harus Rollover, ATSI Jelaskan Makna Putusan MK Soal Paket Internet
-
Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?
-
4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar