News / Internasional
Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:48 WIB
Mojtaba Khamenei (Tasnim News Agency)
Baca 10 detik
  • Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, memperingatkan Amerika Serikat agar segera menarik seluruh kekuatan militernya dari Timur Tengah.
  • Khamenei menyatakan bahwa kehadiran militer Amerika Serikat merupakan sumber ketidakstabilan utama serta ancaman bagi keamanan di kawasan Teluk Persia.
  • Iran berambisi menciptakan masa depan regional tanpa intervensi asing dengan mengandalkan kekuatan pertahanan lokal untuk menjaga stabilitas Selat Hormuz.

Suara.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait keberadaan militernya di Timur Tengah.

Khamenei menyiratkan bahwa pasukan AS tidak memiliki tempat di kawasan tersebut, bahkan menyebut "dasar perairan" Teluk Persia sebagai satu-satunya lokasi bagi kekuatan asing yang datang dengan niat buruk.

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, sekaligus menegaskan ambisi Iran membangun tatanan keamanan regional tanpa campur tangan asing.

Khamenei Sebut AS Sumber Ketidakstabilan

Dalam pesan resminya pada peringatan Hari Nasional Teluk Persia, Khamenei menuding kehadiran militer Amerika Serikat sebagai sumber utama instabilitas di kawasan.

Ia menilai, kekalahan terbaru Washington telah membuktikan lemahnya pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

"Pangkalan-pangkalan AS yang rapuh bahkan tidak mampu menjamin keamanan mereka sendiri, apalagi keamanan sekutu-sekutu mereka," ujar Khamenei.

Iran Ingin Kawasan Tanpa Intervensi AS

Khamenei menegaskan, masa depan Teluk Persia harus berada di tangan negara-negara kawasan, bukan kekuatan dari luar.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

"Demi kehendak Tuhan, masa depan cerah kawasan Teluk Persia akan menjadi masa depan tanpa Amerika Serikat—didedikasikan untuk kemajuan, kenyamanan, dan kemakmuran bangsa-bangsanya," katanya.

Ia juga menekankan bahwa Iran dan negara-negara di sepanjang Teluk Persia serta Laut Oman memiliki nasib yang saling terkait.

Pernyataan paling keras disampaikan pada akhir pesannya.

"Orang luar yang datang dari ribuan kilometer jauhnya dengan niat serakah tidak memiliki tempat di sini kecuali di dasar perairannya," tegas Khamenei.

Iran Klaim Keseimbangan Geopolitik Berubah

Iran meyakini keberhasilannya menghadapi tekanan militer Barat telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah.

Load More