- Buruh asal Cilacap bernama Zuratman menempuh perjalanan sembilan jam untuk menghadiri peringatan Hari Buruh di Monas, Jakarta.
- Kedatangan Zuratman pada 1 Mei 2026 bertujuan menyuarakan aspirasi kesejahteraan buruh sekaligus mendapatkan bantuan paket sembako gratis.
- Ia mendesak pemerintah agar menstabilkan harga kebutuhan pokok, meningkatkan upah layak, serta memberikan kepastian jaminan kerja buruh.
Suara.com - Zuratman (60), seorang buruh asal Cilacap, Jawa Tengah, menempuh perjalanan darat selama sembilan jam untuk menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Kedatangannya bertujuan untuk menyuarakan aspirasi sekaligus mendapatkan bantuan sembako gratis.
Zuratman berangkat bersama rombongan buruh lainnya pada Kamis (30/4/2026) pukul 19.00 WIB menggunakan bus, dan tiba di Jakarta pada Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
"Saya berangkat kemarin malam sekitar jam 7 dari Cilacap, naik bus bareng teman-teman. Sampai Jakarta itu sekitar jam 4 subuh. Katanya, ada pembagian sembako gratis, jadi sekalian ikut antre juga nanti," ujar Zuratman saat ditemui di kawasan Monas.
Pria lansia ini mengaku aksi May Day 2026 merupakan pengalaman pertamanya mengikuti demonstrasi buruh secara langsung di ibu kota.
Selama ini, ia mengaku hanya bisa memantau jalannya aksi melalui siaran televisi.
"Iya, ini pertama kalinya saya ikut langsung ke Jakarta, biasanya cuma lihat di TV saja. Mendadak diajak ke sini sama rekan-rekan buruh," tambahnya.
Meski harus menjalani perjalanan panjang yang melelahkan, Zuratman mengaku tetap bersemangat demi menyampaikan harapan para pekerja di daerah.
Ia menitipkan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, terutama terkait stabilitas harga kebutuhan pokok dan peningkatan kesejahteraan buruh.
Baca Juga: Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!
"Capek pasti ada, tapi senang juga. Pengen merasakan langsung suasana Hari Buruh, terus juga ingin menyuarakan aspirasi. Pengen buruh sejahtera, harga bahan pokok gak naik. Intinya, sembako murah lah," jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap standarisasi upah yang layak serta kepastian jaminan kerja bagi para buruh harian di seluruh Indonesia.
"Pokoknya, pemerintah lebih memperhatikan kese
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
PGRI Jateng Dukung Putusan MK: Anggaran MBG Jangan Lagi Ambil Jatah Pendidikan
-
Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 31 Juli 2026, Hoki Apa yang Menantimu?
-
Habis Libas Kamboja 5-1, Pelatih Timor Leste Gemetar Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Pilih Fokus Kerja, Istana Tak Ambil Pusing Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Merosot Tajam
-
Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T
-
Ramalan 12 Zodiak 31 Juli 2026: Jalur Baru Bawa Keberuntungan, Leo Menuju Sukses
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?