News / Nasional
Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:03 WIB
Rombongan buruh asal Cilacap, Jawa Tengah, mengikuti jalannya acara peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). ANTARA/Risky Syukur.
Baca 10 detik
  • Buruh asal Cilacap bernama Zuratman menempuh perjalanan sembilan jam untuk menghadiri peringatan Hari Buruh di Monas, Jakarta.
  • Kedatangan Zuratman pada 1 Mei 2026 bertujuan menyuarakan aspirasi kesejahteraan buruh sekaligus mendapatkan bantuan paket sembako gratis.
  • Ia mendesak pemerintah agar menstabilkan harga kebutuhan pokok, meningkatkan upah layak, serta memberikan kepastian jaminan kerja buruh.

Suara.com - Zuratman (60), seorang buruh asal Cilacap, Jawa Tengah, menempuh perjalanan darat selama sembilan jam untuk menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Kedatangannya bertujuan untuk menyuarakan aspirasi sekaligus mendapatkan bantuan sembako gratis.

Zuratman berangkat bersama rombongan buruh lainnya pada Kamis (30/4/2026) pukul 19.00 WIB menggunakan bus, dan tiba di Jakarta pada Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

"Saya berangkat kemarin malam sekitar jam 7 dari Cilacap, naik bus bareng teman-teman. Sampai Jakarta itu sekitar jam 4 subuh. Katanya, ada pembagian sembako gratis, jadi sekalian ikut antre juga nanti," ujar Zuratman saat ditemui di kawasan Monas.

Pria lansia ini mengaku aksi May Day 2026 merupakan pengalaman pertamanya mengikuti demonstrasi buruh secara langsung di ibu kota.

Selama ini, ia mengaku hanya bisa memantau jalannya aksi melalui siaran televisi.

"Iya, ini pertama kalinya saya ikut langsung ke Jakarta, biasanya cuma lihat di TV saja. Mendadak diajak ke sini sama rekan-rekan buruh," tambahnya.

Meski harus menjalani perjalanan panjang yang melelahkan, Zuratman mengaku tetap bersemangat demi menyampaikan harapan para pekerja di daerah.

Ia menitipkan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, terutama terkait stabilitas harga kebutuhan pokok dan peningkatan kesejahteraan buruh.

Baca Juga: Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!

"Capek pasti ada, tapi senang juga. Pengen merasakan langsung suasana Hari Buruh, terus juga ingin menyuarakan aspirasi. Pengen buruh sejahtera, harga bahan pokok gak naik. Intinya, sembako murah lah," jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap standarisasi upah yang layak serta kepastian jaminan kerja bagi para buruh harian di seluruh Indonesia.

"Pokoknya, pemerintah lebih memperhatikan kese

Load More