News / Nasional
Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:47 WIB
Seorang buruh tampak mendampingi anaknya yang berusia 8 tahun di lokasi aksi, Jumat (1/5/2026). [Suara.com/Lilis Varwati]
Baca 10 detik
  • Sejumlah buruh membawa anak-anak mereka saat mengikuti aksi peringatan Hari Buruh di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
  • Para ibu pekerja mengaku membawa anak karena keinginan sang buah hati serta ajakan dari rekan sesama pekerja pabrik.
  • Kehadiran para ibu dan anak dalam aksi tersebut menjadi bentuk partisipasi langsung dalam memperingati Hari Buruh tahun ini.

Suara.com - Di tengah riuh peringatan May Day di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, ada pemandangan yang tak biasa. Anak-anak kecil berdiri di antara barisan buruh, sebagian digendong, sebagian lagi menggenggam tangan ibunya.

Panas matahari siang itu tak menyurutkan langkah para ibu pekerja yang datang dari berbagai daerah. Di antara mereka, Tita, buruh pabrik di Subang, tampak mendampingi anaknya yang berusia 8 tahun.

Bukan tanpa alasan ia membawa sang anak ke lokasi aksi. Tita mengaku, kehadiran anaknya lebih karena keinginan sang buah hati sendiri.

“Ini mah kalau ibunya pergi, pengen ikut,” kata Tita, ditemui Suara.com di lokasi aksi, Jumat (1/5/2026).

Ia mengaku tak terlalu khawatir membawa anak ke tengah keramaian aksi. Menurutnya, banyak ibu lain yang melakukan hal serupa.

“Enggak (khawatir), soalnya banyak (ibu lain yang bawa anak),” ujarnya singkat.

Tak jauh dari Tita, Mia, buruh pabrik lainnya, juga terlihat menggendong anaknya yang masih berusia 4 tahun. Ia mengaku ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti aksi Hari Buruh.

Ia mengaku datang karena ajakan dari rekan-rekannya di pabrik, tanpa membayangkan suasana demonstrasi yang akan dihadapi.

“Pengen aja. Saya ini pertama kali ikut, jadi belum tahu (demo kayak apa). Kirain enggak bakal panas-panasan,” kata Mia sambil tersenyum tipis.

Baca Juga: Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!

Bagi Mia, keikutsertaannya dalam aksi ini bukan sekadar hadir, tetapi juga bentuk partisipasi dalam peringatan Hari Buruh yang selama ini hanya ia dengar dari cerita.

“(Ikut demo) ajakan dari pabrik. Katanya buat memperingati hari buruh,” tuturnya.

Load More