- Sejumlah buruh membawa anak-anak mereka saat mengikuti aksi peringatan Hari Buruh di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
- Para ibu pekerja mengaku membawa anak karena keinginan sang buah hati serta ajakan dari rekan sesama pekerja pabrik.
- Kehadiran para ibu dan anak dalam aksi tersebut menjadi bentuk partisipasi langsung dalam memperingati Hari Buruh tahun ini.
Suara.com - Di tengah riuh peringatan May Day di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, ada pemandangan yang tak biasa. Anak-anak kecil berdiri di antara barisan buruh, sebagian digendong, sebagian lagi menggenggam tangan ibunya.
Panas matahari siang itu tak menyurutkan langkah para ibu pekerja yang datang dari berbagai daerah. Di antara mereka, Tita, buruh pabrik di Subang, tampak mendampingi anaknya yang berusia 8 tahun.
Bukan tanpa alasan ia membawa sang anak ke lokasi aksi. Tita mengaku, kehadiran anaknya lebih karena keinginan sang buah hati sendiri.
“Ini mah kalau ibunya pergi, pengen ikut,” kata Tita, ditemui Suara.com di lokasi aksi, Jumat (1/5/2026).
Ia mengaku tak terlalu khawatir membawa anak ke tengah keramaian aksi. Menurutnya, banyak ibu lain yang melakukan hal serupa.
“Enggak (khawatir), soalnya banyak (ibu lain yang bawa anak),” ujarnya singkat.
Tak jauh dari Tita, Mia, buruh pabrik lainnya, juga terlihat menggendong anaknya yang masih berusia 4 tahun. Ia mengaku ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti aksi Hari Buruh.
Ia mengaku datang karena ajakan dari rekan-rekannya di pabrik, tanpa membayangkan suasana demonstrasi yang akan dihadapi.
“Pengen aja. Saya ini pertama kali ikut, jadi belum tahu (demo kayak apa). Kirain enggak bakal panas-panasan,” kata Mia sambil tersenyum tipis.
Baca Juga: Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!
Bagi Mia, keikutsertaannya dalam aksi ini bukan sekadar hadir, tetapi juga bentuk partisipasi dalam peringatan Hari Buruh yang selama ini hanya ia dengar dari cerita.
“(Ikut demo) ajakan dari pabrik. Katanya buat memperingati hari buruh,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!
-
Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!
-
Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?
-
'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling
-
Suara Ojol Didengar Prabowo, Asosiasi Apresiasi Potongan Aplikasi 8 Persen
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya