- Komandan Angkatan Darat Iran, Amir Hatami, menyatakan kesiapan militer negaranya menghadapi segala ancaman serangan dari Amerika Serikat dan Israel.
- Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta tekanan diplomatik yang diberikan Presiden Donald Trump terhadap Iran.
- Militer Iran berkomitmen memperkuat pertahanan demi menjaga kedaulatan wilayah nasional dari permusuhan asing serta desakan negara lain saat ini.
Suara.com - Komandan Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami menegaskan militer negaranya berada dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi segala bentuk ancaman dan serangan dari AS-Israel.
Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan tekanan dari Presiden AS, Donald Trump terhadap Teheran.
Dilansir dari Tasnim News, dalam pesannya memperingati Hari Guru, Hatami mengatakan Angkatan Darat Iran terus memperkuat kemampuan pertahanan guna menjalankan misi menjaga kemerdekaan dan integritas wilayah nasional.
Menurut dia, kesiapan militer merupakan bagian penting dari strategi pertahanan negara.
“Angkatan Darat Republik Islam Iran kini berdiri lebih siap dari sebelumnya untuk menghadapi setiap ancaman dan permusuhan,” kata Hatami seperti dikutip media pemerintah Iran.
Ia menegaskan kekuatan militer Iran bertumpu pada dukungan rakyat serta arahan pemimpin tertinggi Iran,Mojtaba Khamenei.
Hatami menyebut pasukannya akan tetap berdiri teguh menghadapi setiap tekanan sebagaimana yang telah dilakukan selama ini.
Pernyataan tersebut muncul ketika ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih tinggi, terutama setelah eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa bulan terakhir.
Teheran dalam beberapa kesempatan terus menegaskan tidak akan mundur menghadapi tekanan asing dan siap merespons setiap ancaman terhadap kedaulatan negaranya.
Baca Juga: Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
Sebelumnya, presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara terbuka meminta Iran untuk segera mengubah sikap diplomasi mereka melalui platform Truth Social.
Dikutip dari CNBC, sikap konfrontatif ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi nuklir dan krisis penutupan jalur maritim yang krusial.
Narasi keras Trump diperkuat dengan unggahan visual hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya memegang senjata.
Gambar tersebut dilengkapi dengan pesan tegas yang menandakan berakhirnya periode diplomasi lunak Amerika Serikat.
“Iran tidak bisa mengatur diri mereka sendiri. Mereka tidak tahu cara menandatangani kesepakatan non-nuklir. Mereka lebih baik segera menjadi pintar!” tulis Trump.
Berita Terkait
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Presiden FIFA Tegaskan Iran akan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar