- Pentagon memutuskan menarik 5.000 tentara AS dari Jerman mulai Mei 2026 akibat memburuknya hubungan diplomatik kedua negara.
- Penarikan pasukan dipicu kritik Kanselir Friedrich Merz terhadap kebijakan perang Washington yang dianggap mirip konflik Irak dan Afghanistan.
- Kebijakan ini menjadi respons Presiden Trump atas keengganan negara Eropa mendukung AS dalam perang melawan Iran dan Rusia.
Suara.com - Amerika Serikat dilaporkan akan menarik 5.000 tentaranya dari Jerman di tengah memanasnya ketegangan antara Presiden Donald Trump dan sekutu-sekutunya di Eropa terkait perang melawan Iran.
Langkah ini disebut sebagai respons atas memburuknya hubungan Washington dengan Berlin.
Menurut laporan Reuters dan CBS News, keputusan penarikan pasukan dibuat Pentagon pada Jumat (1/5/2026).
Proses penarikan diperkirakan berlangsung dalam enam hingga 12 bulan ke depan.
Sumber pejabat AS yang dikutip Reuters menyebut keputusan itu merupakan reaksi langsung atas kritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terhadap kebijakan perang Washington.
“Presiden bereaksi dengan tepat terhadap komentar yang kontraproduktif tersebut,” kata sumber anonim itu.
Sebelumnya, Merz menilai Iran telah mempermalukan Amerika Serikat dalam negosiasi penghentian perang.
Merz juga menyebut konflik melawan Iran mulai menyerupai keterlibatan militer AS di Irak dan Afghanistan.
Trump merespons keras pernyataan tersebut dan menuding Merz terlalu banyak ikut campur dalam urusan Amerika Serikat.
Baca Juga: Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
Dalam unggahan media sosialnya, Trump meminta pemimpin Jerman itu lebih fokus membantu mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Ketegangan ini muncul di tengah kekecewaan Washington terhadap negara-negara Eropa yang dinilai enggan memberi dukungan lebih besar dalam perang AS-Israel melawan Iran.
Trump sebelumnya bahkan mengancam akan menarik pasukan dari negara-negara Eropa yang dianggap tidak cukup mendukung.
Konflik berkepanjangan dengan Iran juga mulai menekan ekonomi Eropa akibat gangguan pasokan energi regional.
Merz menyebut perang tersebut telah berdampak langsung terhadap output ekonomi Jerman dan memperburuk ketidakpastian global.
Berita Terkait
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Presiden FIFA Tegaskan Iran akan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!
-
Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya
-
Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah
-
May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam
-
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
-
Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban
-
Tuduhan Amien Rais ke Prabowo Hoaks, Pemerintah Ancam Tempuh Jalur Hukum
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir