News / Internasional
Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:10 WIB
Donald Trump [The White House]
Baca 10 detik
  • Pentagon memutuskan menarik 5.000 tentara AS dari Jerman mulai Mei 2026 akibat memburuknya hubungan diplomatik kedua negara.
  • Penarikan pasukan dipicu kritik Kanselir Friedrich Merz terhadap kebijakan perang Washington yang dianggap mirip konflik Irak dan Afghanistan.
  • Kebijakan ini menjadi respons Presiden Trump atas keengganan negara Eropa mendukung AS dalam perang melawan Iran dan Rusia.

Suara.com - Amerika Serikat dilaporkan akan menarik 5.000 tentaranya dari Jerman di tengah memanasnya ketegangan antara Presiden Donald Trump dan sekutu-sekutunya di Eropa terkait perang melawan Iran.

Langkah ini disebut sebagai respons atas memburuknya hubungan Washington dengan Berlin.

Menurut laporan Reuters dan CBS News, keputusan penarikan pasukan dibuat Pentagon pada Jumat (1/5/2026).

Proses penarikan diperkirakan berlangsung dalam enam hingga 12 bulan ke depan.

Sumber pejabat AS yang dikutip Reuters menyebut keputusan itu merupakan reaksi langsung atas kritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terhadap kebijakan perang Washington.

“Presiden bereaksi dengan tepat terhadap komentar yang kontraproduktif tersebut,” kata sumber anonim itu.

Sebelumnya, Merz menilai Iran telah mempermalukan Amerika Serikat dalam negosiasi penghentian perang.

Ilustrasi Tentara AS. [AFP]

Merz juga menyebut konflik melawan Iran mulai menyerupai keterlibatan militer AS di Irak dan Afghanistan.

Trump merespons keras pernyataan tersebut dan menuding Merz terlalu banyak ikut campur dalam urusan Amerika Serikat.

Baca Juga: Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas

Dalam unggahan media sosialnya, Trump meminta pemimpin Jerman itu lebih fokus membantu mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Ketegangan ini muncul di tengah kekecewaan Washington terhadap negara-negara Eropa yang dinilai enggan memberi dukungan lebih besar dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Trump sebelumnya bahkan mengancam akan menarik pasukan dari negara-negara Eropa yang dianggap tidak cukup mendukung.

Konflik berkepanjangan dengan Iran juga mulai menekan ekonomi Eropa akibat gangguan pasokan energi regional.

Merz menyebut perang tersebut telah berdampak langsung terhadap output ekonomi Jerman dan memperburuk ketidakpastian global.

Load More