- Menlu Iran Abbas Araghchi menuduh Pentagon menyembunyikan biaya perang melawan Iran yang mencapai 100 miliar dolar AS.
- Araqchi mengklaim beban finansial perang tersebut empat kali lebih besar dibandingkan angka resmi yang dilaporkan Washington.
- Dampak konflik tersebut dianggap membebani setiap rumah tangga Amerika Serikat dengan biaya sekitar 500 dolar per bulan.
Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Pentagon menyembunyikan biaya sebenarnya dari perang Amerika Serikat melawan Iran.
Abbas Araghchi mengklaim beban finansial yang ditanggung Washington jauh lebih besar dari angka resmi yang diumumkan pemerintah AS.
Dalam pernyataannya di media sosial X, Araghchi menyebut perang tersebut telah menelan biaya sekitar 100 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.600 triliun bagi Amerika Serikat.
Menurut dia, angka itu empat kali lebih besar dari klaim resmi Washington.
“Pentagon berbohong. Taruhan Netanyahu telah membuat Amerika merugi 100 miliar dolar sejauh ini, empat kali lipat dari yang diklaim,” tulis Menlu Iran tersebut seperti dikutip dari Tasnim News.
Abbas Araghchi juga menuding biaya tidak langsung perang jauh lebih besar dan kini mulai membebani warga Amerika.
Abbas Araghchi mengklaim setiap rumah tangga AS menanggung biaya sekitar 500 dolar per bulan akibat dampak konflik tersebut.
Dalam kritik tajamnya, Araghchi menyindir hubungan Washington dengan Tel Aviv.
“Israel First selalu berarti America Last,” ujarnya.
Baca Juga: Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
Pernyataan itu disampaikan ketika ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel masih tinggi setelah perang besar pecah menyusul pembunuhan pemimpin tertinggi Iran saat itu Ayatollah Ali Khamenei pada Februari lalu.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Pentagon terkait tudingan terbaru Iran tersebut.
Namun Washington sebelumnya menolak klaim Teheran mengenai besarnya kerugian militer maupun ekonomi akibat perang.
Sebelumnya, Menteri Perang AS, Pete Hegseth mengatakan di sidang Kongres, biaya perang telah mencapai 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp400 triliun.
Dilansir dari Aljazeera, perwakilan Pentagon Jules Hurst III, mengatakan sebagian besar biaya perang berasal dari penggunaan amunisi, pengerahan aset militer ke Timur Tengah, dan kerugian peralatan tempur.
Saat ditanya anggota Kongres soal beban terhadap pembayar pajak Amerika, Hegseth malah menjawab, “Berapa harga yang layak untuk memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir?”
Berita Terkait
-
Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
-
Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
-
Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya
-
Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah
-
May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam
-
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas