- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri demi perbaikan institusi kepolisian.
- Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026) setelah pembahasan selama tiga setengah jam bersama Presiden.
- Tindak lanjut tersebut mencakup penguatan peran Kompolnas, penempatan personel luar struktur, serta pembenahan tata kelola institusi Polri.
Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri yang telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.
Hal itu disampaikan Listyo dalam konferensi pers Komisi Percepatan Reformasi Polri usai 3,5 jam bertemu Prabowo. Listyo menjadi salah satu anggota Komisi.
"Pada prinsipnya kami menambahkan apa yang tadi disampaikan oleh pimpinan serta anggota yang lain bahwa Polri pada prinsipnya segera menindaklanjuti terkait dengan usulan-usulan yang memang kami rasa ini akan terus membuat institusi Polri ini menjadi lebih baik," kata Listyo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Diketahui salah satu rekomendasi yang disampaikan ialah mengenai penguatan Kompolnas. Listyo memastikan akan menindaklanjuti.
"Penguatan Kompolnas tentunya tadi menjadi bagian yang akan segera kita laksanakan," kqta Listyo.
Selain itu, Listyo memastikan akan menindaklanjuti segera usulan lain dari Komisi Percepatan Reformasi Polri.
"Penempatan di luar struktur kami segera akan rapatkan dengan Menkum dan kemudian juga terkait dengan masalah tata kelola, kami sudah susun untuk mana yang masuk strategi grand strategy jangka pendek, menengah, dan panjang," kata Listyo.
"Jadi prinsipnya Polri menyambut baik hasil rekomendasi dari Komisi Reformasi Polri dan akan segera ditindaklanjuti," sambungnya.
Baca Juga: Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
Berita Terkait
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler
-
Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng
-
Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya
-
5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga