- Wapres Gibran mengundang sepuluh siswa SMAN 1 Pontianak ke Istana Wapres pada Rabu (13/5) untuk memberikan dukungan moril.
- Pertemuan ini merespons polemik penilaian lomba cerdas cermat yang sempat viral karena ketidakadilan juri terhadap siswi bernama Ocha.
- Ketua MPR RI membatalkan hasil final tersebut dan menjadwalkan ulang perlombaan dengan mengganti seluruh juri demi menjaga integritas.
Suara.com - Masih ingat dengan video viral siswi SMAN 1 Pontianak yang tetap tegar meski jawaban benarnya diganjar poin minus oleh juri? Kekecewaan itu kini berbuah manis.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundang langsung 10 siswa peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tersebut ke Istana Wapres, Jakarta, Rabu (13/5).
Pertemuan hangat ini merupakan respons cepat Wapres terhadap polemik babak final LCC Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang memicu perdebatan di media sosial. Didampingi tiga guru pembimbing, para siswa diajak berdialog empat mata dengan sang Wapres.
Josepha Alexandra Roxa Potifera, atau yang akrab disapa Ocha, tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya.
Siswi yang menjadi sosok sentral dalam insiden tersebut mengaku mendapatkan suntikan moral luar biasa dari orang nomor dua di Indonesia itu.
"Di dalam tadi, kami diberi motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar," tutur Ocha saat ditemui usai pertemuan di Istana Wapres.
Tak sekadar memberi semangat, Wapres Gibran juga berbagi pengalaman mengenai pentingnya penguasaan panggung.
Ia mendorong para siswa untuk mengasah teknik public speaking, seni berdebat, hingga keberanian dalam mempertahankan argumentasi yang benar.
"Kami diberi motivasi dan tips and trick juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum," tambah Ocha.
Baca Juga: Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
Bagi Ocha dan rekan-rekannya, undangan ke Jakarta ini bak mimpi di siang bolong. Mereka tidak pernah membayangkan bahwa insiden di meja lomba akan membawa mereka menginjakkan kaki di lantai Istana Wapres.
"Kami dan tim sangat kaget karena informasinya tiba-tiba," ungkap Josepha.
Titik Balik dan Keadilan
Polemik ini bermula saat Ocha mendapatkan poin minus 5 dari dewan juri, padahal jawaban yang ia sampaikan secara substansi adalah benar. Meski sempat melayangkan protes keras di tempat, juri tetap bersikukuh dan memberikan poin kepada tim lawan yang akhirnya keluar sebagai pemenang.
Rekaman video protes Ocha yang elegan namun tegas itu pun meledak di media sosial, memicu gelombang simpati publik hingga menarik perhatian pimpinan MPR RI.
Alih-alih terpuruk, Ocha memilih menjadikan insiden tersebut sebagai batu loncatan.
Berita Terkait
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Saat Kebenaran Dikalahkan Artikulasi: Luka Nalar dalam LCC 4 Pilar MPR RI
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi
-
Maaf Saja Tak Cukup: Menuntut Restorasi Keadilan bagi 'Juara yang Terampas'
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana