- Dua pemuda di Pasir Jaya, Bogor, dipatuk ular weling saat sedang berkumpul pada Selasa, 12 Mei 2026 malam.
- Korban sempat memainkan ular tersebut tanpa menyadari bahaya racun neurotoksin yang melumpuhkan sistem saraf hingga menyebabkan sesak napas.
- Insiden tersebut mengakibatkan satu pemuda meninggal dunia, sementara rekannya dalam kondisi kritis di ruang ICU RS Ummi Bogor.
"Kok gak bangun-bangun. Matanya juga gak melek-melek terus kaya sesak nafas gitu," jelas Aye.
4. Gejala Mematikan Baru Muncul Saat Subuh
Bisa ular weling dikenal bersifat neurotoksin yang tidak langsung menimbulkan rasa sakit hebat di awal, namun secara progresif melumpuhkan sistem saraf dan otot pernapasan, sehingga dapat berujung pada kematian jika tidak segera ditangani. Para korban mulai merasakan dampak serius menjelang subuh.
"Sempat pulang. Lalu ada gejala seperti dehidrasi baru dibawa ke rumah sakit. Sudah pucat, mungkin racunnya baru masuk subuh infonya dia dibawa itu," jelas Rizki.
Tetangga korban bahkan sempat mendengar UZS menangis saat subuh, diduga menahan sakit yang luar biasa secara diam-diam.
5. Satu Korban Meninggal Dunia, Satu Kritis di ICU
Akibat telat mendapatkan penanganan medis dan terbatasnya stok obat antibisa, nyawa UZS tidak tertolong.
Sementara itu, Hendra masih berjuang melewati masa kritis di RS UMMI Bogor.
"Betul, satu orang yang meninggal. (Korban lain) atas nama Hendra kondisi kritis di ruang ICU RS Ummi, masih dalam penanganan medis," kata Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin mengonfirmasi status kedua korban, dikutip pada Jumat (15/5/2026). (Dinda Pramesti K)
Baca Juga: Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024
Berita Terkait
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024
-
Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug
-
Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik