Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjuk Mayor Jenderal Roman Gofman sebagai direktur baru Mossad
Baca 10 detik
- Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menunjuk Mayor Jenderal Roman Gofman sebagai direktur baru badan intelijen Mossad.
- Penunjukan Gofman memicu kontroversi karena dinilai kurang berpengalaman dalam operasi intelijen oleh direktur saat ini.
- Gofman sebelumnya menjabat Sekretaris Militer Perdana Menteri serta aktif dalam berbagai operasi militer Pasukan Pertahanan Israel.
Jejak Kontroversial Roman Gofman
Pada April 2024, Gofman sempat menulis dokumen internal yang mendorong pembentukan administrasi militer Israel di Jalur Gaza.
Meski kemudian pihak militer Israel menegaskan itu merupakan pandangan pribadi, dokumen tersebut memicu perhatian luas.
Sebulan kemudian, Netanyahu resmi mengangkatnya sebagai Sekretaris Militer Perdana Menteri.
Dalam posisi itu, Gofman terlibat dalam komunikasi Israel dengan Rusia terkait potensi runtuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah.
Ia juga disebut memainkan peran penting dalam inisiatif rahasia Israel terkait pengelolaan bantuan kemanusiaan untuk Gaza selama perang 2023–2024.
Komentar
Berita Terkait
-
PM Spanyol Bela Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina Serang Balik Pejabat Israel
-
Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel
-
Kebakaran Jenggot! Menhan Israel Belingsatan Gegara Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat
-
Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
-
Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir
-
Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI
-
Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI
-
Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi
-
Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan
-
Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5
-
Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi