- MPR RI resmi memutuskan pembatalan pertandingan ulang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat pada 18 Mei 2026.
- Keputusan diambil setelah pihak SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas sepakat untuk tidak mengikuti lomba ulang tersebut.
- Rapat pimpinan MPR menyetujui aspirasi kedua sekolah tersebut guna mengakhiri polemik penilaian yang terjadi sebelumnya di tingkat provinsi.
Suara.com - MPR RI resmi memutuskan untuk tidak melakukan pengulangan babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Keputusan ini diambil setelah dua sekolah yang sebelumnya terlibat menjadi peserta saat perlombaan, yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, menyatakan kesepakatan untuk tidak ikut serta mengulang lomba.
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil rapat gabungan pimpinan MPR yang menindaklanjuti aspirasi langsung dari pihak sekolah.
"Hari ini kita rapat, tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan kedua sekolah ini," ujar Abraham dalam konferensi pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Abraham memaparkan kronologi kesepakatan tersebut.
Ia menyebut pihak SMAN 1 Pontianak lebih dulu mendatangi MPR untuk menyampaikan pernyataan sikap pada Kamis (14/5) lalu.
"Tanggal 14 hari Kamis, kita didatangi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMAN 1 Pontianak dan menyampaikan pernyataan yang sudah dibacakan Ibu Sekjen. Sehingga Badan Sosialisasi kami menerima itu dengan baik," jelasnya.
Langkah serupa kemudian diikuti oleh pihak SMAN 1 Sambas keesokan harinya. Abraham menyebut kedua sekolah memiliki visi yang sama untuk menyudahi polemik demi kebaikan bersama.
"Tanggal 15 kemarin, hal yang sama, pernyataan yang sama, itu datang dari sekolah SMAN 1 Sambas. Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang," tambah Abraham.
Baca Juga: Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Unggah Status Menantang Publik
Sebelumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani akhirnya angkat bicara mengenai dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Menanggapi gelombang kritik dari masyarakat dan netizen, pimpinan MPR RI secara resmi memutuskan untuk mengadakan pertandingan ulang (lomba ulang).
Muzani menyampaikan rasa terima kasih atas atensi besar masyarakat dan netizen yang telah memberikan saran serta kritik pedas melalui berbagai media sosial.
Ia menilai masukan tersebut sebagai bahan evaluasi penting untuk memperbaiki kinerja lembaga.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para netizen yang menyampaikan pandangan, kritik, dan saran kepada kami. Kami terima itu sebagai sebuah pandangan yang positif untuk memperbaiki kegiatan-kegiatan kami selanjutnya," ujar Muzani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Setelah mendengarkan penjelasan dari Sekretaris Jenderal dan melakukan rapat pimpinan, Muzani mengumumkan lima poin keputusan penting guna menyelesaikan polemik penilaian yang dianggap tidak adil di Kalimantan Barat:
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi