- MPR RI resmi memutuskan pembatalan pertandingan ulang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat pada 18 Mei 2026.
- Keputusan diambil setelah pihak SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas sepakat untuk tidak mengikuti lomba ulang tersebut.
- Rapat pimpinan MPR menyetujui aspirasi kedua sekolah tersebut guna mengakhiri polemik penilaian yang terjadi sebelumnya di tingkat provinsi.
1. Pertandingan Ulang: Muzani menegaskan bahwa final tingkat provinsi di Kalimantan Barat akan diulang.
"Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya," tegasnya.
2. Juri Independen: Untuk menjamin objektivitas, penyelenggara akan mengganti tim juri dengan pihak ketiga.
"Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen," tambah Muzani.
3. Pengawasan Langsung Pimpinan: Muzani memastikan transparansi lomba akan dijaga ketat.
"Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir," jelas Sekjen Partai Gerindra tersebut.
4. Apresiasi Sikap Kritis Peserta: Pimpinan MPR justru memuji keberanian para siswa yang melayangkan protes.
Muzani menilai hal tersebut sebagai bentuk praktik demokrasi yang sehat.
"Kami mendengar itu sebagai sebuah cara untuk melatih mereka menjadi contoh demokrasi yang baik," tuturnya.
Baca Juga: Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Unggah Status Menantang Publik
5. Evaluasi Total: MPR berkomitmen untuk terus menyempurnakan kegiatan sosialisasi Empat Pilar agar tidak terjadi kekhilafan serupa di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK