News / Internasional
Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim (IG/anwaribrahim_my)
Baca 10 detik
  • Anwar Ibrahim menuntut pembebasan segera ratusan relawan kemanusiaan yang ditahan militer Israel.

  • Sebanyak enam belas warga Malaysia dan beberapa warga Indonesia ikut ditawan pasukan Zionis.

  • Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terus berupaya memastikan keselamatan seluruh WNI peserta flotilla.

Suara.com - Aksi sepihak militer Israel menangkap kapal bantuan kemanusiaan memicu eskalasi diplomatik baru di Asia Tenggara. Ada aktivis dan jurnalis Indonesia yang ditangkap militer Israel dalam perjalanan ke Gaza.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengambil langkah progresif dengan menggalang dukungan internasional guna membebaskan ratusan sukarelawan lintas negara.

Sikap tegas jiran Indonesia ini didasari atas penahanan paksa seratus lebih aktivis perdamaian global.

Blokade laut Israel memicu kecaman global setelah penangkapan ilegal ratusan relawan kemanusiaan di perairan Siprus. (Al Jazeera)

Upaya diplomasi tingkat tinggi kini digerakkan demi menembus blokade ketat pertahanan maritim sepihak tersebut.

Kehadiran jurnalis dan relawan dari Indonesia di dalam kapal menjadi urgensi bersama kawasan regional.

"Tindakan yang dilakukan terhadap misi bantuan kemanusiaan tersebut bukan saja melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional, tetapi juga memperlihatkan kesewenang-wenangan rezim Zionis dalam menutup akses bantuan, membungkam suara kemanusiaan, serta menindas siapa pun yang bangkit mempertahankan dan membela rakyat Palestina," tegas Anwar Ibrahim dalam pernyataan di Kuala Lumpur.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim (Instagram)

Komitmen perlindungan warga negara menjadi prioritas utama Kuala Lumpur dalam merespons insiden maritim ini.

Tercatat ada enam belas warga negara Malaysia yang kini ikut disandera otoritas keamanan tersebut.

Sikap mengabaikan hukum internasional oleh satu negara dianggap mencederai nilai keadilan universal manusia.

Baca Juga: 9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

"Israel harus mempertanggungjawabkan tindakannya," tegas Anwar Ibrahim.

Blokade total logistik ke wilayah konflik dinilai sebagai bentuk kejahatan perang modern.

Anwar Ibrahim tercatat berulang kali memprotes keras pencegatan bersenjata atas misi medis dunia.

Langkah komunikasi langsung dengan para pemimpin negara sahabat kini mulai diintensifkan kembali.

Target utama diplomasi ini adalah membuka koridor aman bagi penyaluran logistik internasional.

Solidaritas bilateral antara Indonesia dan Malaysia semakin menguat menghadapi situasi darurat kemanusiaan ini.

Load More