News / Metropolitan
Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB
Model wanita bernama Ansy Jan De Vries dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. [Suara.com/Instagram]
Baca 10 detik
  • Model bernama Ansy Jan De Vries dikabarkan menjadi korban pembegalan brutal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
  • Polisi tidak menemukan bukti kejadian maupun data pasien atas nama tersebut di Rumah Sakit Sumber Waras.
  • Pihak Polda Metro Jaya masih melakukan verifikasi mendalam terkait kebenaran informasi yang viral di media sosial.

Suara.com - Media sosial kembali diramaikan kabar dugaan pembegalan brutal yang disebut menimpa seorang model wanita bernama Ansy Jan De Vries di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Narasi yang viral di Instagram menyebut korban dibacok orang tak dikenal saat pulang kerja menggunakan ojek online. Korban bahkan dikabarkan mengalami luka serius hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Cerita itu langsung menyebar luas dan memicu kekhawatiran warganet. Namun setelah ditelusuri polisi, fakta di lapangan belum mengarah pada dugaan begal seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.

Model wanita bernama Ansy Jan De Vries dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. [Suara.com/Instagram]

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengaku belum menemukan bukti maupun data yang menguatkan cerita viral tersebut.

Penyidik bahkan tidak menemukan nama korban yang disebut dalam unggahan itu di data pasien Rumah Sakit Sumber Waras.

“Polsek Kebon Jeruk dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan pengecekan awal lokasi yang diduga tempat kejadian perkara dan mendatangi Rumah Sakit Sumber Waras,” tutur Budi kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

“Tidak ditemukan data pasien atas nama yang disebutkan dalam unggahan tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir,” imbuhnya.

Meski begitu, polisi belum buru-buru menyimpulkan kabar tersebut sebagai hoaks. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dan memverifikasi seluruh informasi yang telanjur menyebar di media sosial.

“Saat ini informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi lebih lanjut, sehingga belum dapat dipastikan kebenarannya,” jelas Budi.

Baca Juga: Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Load More