- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.
- Kehadiran Presiden secara langsung dalam rapat paripurna tersebut merupakan tradisi baru yang disambut positif oleh anggota DPR RI.
- Langkah Presiden tersebut bertujuan memberikan kepastian bagi pasar domestik di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global saat ini.
Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrusamad menilai kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membacakan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung DPR telah menjadi sebuah tradisi baru dalam penyusunan arah kebijakan fiskal nasional.
"Pertama ini adalah tradisi baru di mana pemerintah, dalam hal ini presiden, langsung yang akan menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal," kata Kamrusamad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Ia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang hadir langsung di hadapan parlemen. Menurutnya, kehadiran kepala negara menunjukkan optimisme pemerintah terhadap arah perekonomian nasional.
Di sisi lain, Kamrusamad menyebut kehadiran Presiden juga disambut positif oleh anggota DPR dan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.
"Bagi kita anggota DPR senang sekali. Sebab sebetulnya di dalam tata tertib DPR, memang selalu disebutkan bahwa Presiden Republik Indonesia yang diwakili oleh Menteri Keuangan. Artinya apa, yang tercantum di dalam tatib DPR memang adalah presiden selaku kepala pemerintahan menyampaikan KEM PPKF sebagai pembahasan awal untuk menyusun nota keuangan APBN yang akan dibacakan pada 16 Agustus nantinya," katanya.
Lebih lanjut, ia juga menilai kehadiran langsung Prabowo dapat memberi sinyal positif bagi pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Justru karena penuh ketidakpastian ini, kehadiran presiden bisa memberikan kepastian kepada market, bahwa kebijakan pemerintah on the right track," tuturnya.
Disambut Puan
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026), untuk menghadiri Rapat Paripurna DPR RI.
Kedatangan kepala negara disambut langsung Ketua DPR RI Puan Maharani.
Baca Juga: Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR
Mobil Maung MV3 Garuda Limousine yang membawa Prabowo tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Presiden tampak mengenakan setelan jas hitam, dasi biru, dan peci hitam.
Setibanya di lobi Gedung Nusantara, Prabowo langsung memberi salam namaste kepada Puan sebelum keduanya berjabat tangan.
Puan kemudian mempersilakan Presiden berjalan menyusuri karpet merah menuju ruang paripurna.
Turut menyambut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah pimpinan DPR, di antaranya Sufmi Dasco Ahmad, Sari Yuliati, dan Saan Mustopa.
Kehadiran Prabowo dalam rapat paripurna menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya Presiden menyampaikan langsung KEM dan PPKF RAPBN di hadapan DPR. Selama ini, agenda tersebut lazim dibacakan Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya juga menyebut langkah itu sah secara aturan dan bahkan berpotensi menjadi momen pertama dalam sejarah parlemen Indonesia.
“Mungkin ini baru pertama kali ya,” pungkas Dasco.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
-
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak